Barito rampungkan penjualan 7,13% Chandra Asri

JAKARTA: Grup usaha di bawah kendali pengusaha Prajogo Pangestu, PT Barito Pacific Tbk, telah merampungkan transaksi penjualan 7,13% sahamnya di PT Chandra Asri Petrochemical Tbk kepada SCG Chemicals Co. Ltd, anak usaha Siam Cement Public Company Ltd.Direktur
Yoseph Pencawan - nonaktif
Yoseph Pencawan - nonaktif - Bisnis.com 26 September 2011  |  17:42 WIB

JAKARTA: Grup usaha di bawah kendali pengusaha Prajogo Pangestu, PT Barito Pacific Tbk, telah merampungkan transaksi penjualan 7,13% sahamnya di PT Chandra Asri Petrochemical Tbk kepada SCG Chemicals Co. Ltd, anak usaha Siam Cement Public Company Ltd.Direktur Barito Pacific Salwati Agustina mengungkapkan transaksi penjualan 218,52 juta saham Barito di Chandra Asri kepada SCG tersebut telah selesai dilakukan pada 23 September 2011."Harga penjualan tersebut adalah Rp4.088 per saham atau senilai Rp893,31 miliar," ungkapnya dalam keterbukaan informasi, hari ini.Dia menjelaskan tujuan penjualan saham tersebut adalah untuk memperkuat komitmen diversifikasi investasi perseroan pada unit usaha lainnya yang berada di dalam Grup Barito.Selain membeli saham Chandra Asri dari Barito Pacific, SCG juga membeli 22,87% saham Chandra Asri dari Apleton Investment Ltd, anak usaha Temasek Holdings).  Chandra Asri merupakan hasil merger vertikal antara dua perusahaan petrokimia terafiliasi yang merupakan anak perusahaan dari PT Barito Pacific Tbk yaitu PT Chandra Asri dan PT Tri Polyta Indonesia Tbk. Penggabungan tersebut berlaku efektif pada tanggal 1 Januari 2011. Pascaberalihnya 22,87% saham perseroan yang dimiliki Apleton Investment Ltd serta 7,13% saham yang dikuasai PT Barito Pacific Tbk kepada SCG Chemicals Co., Ltd, maka struktur kepemilikan PT Chandra Asri Petrochemical Tbk saat ini adalah sebesar 64,87% sahamnya dimiliki Barito Pacific, baik secara langsung maupun tidak langsung, SCG Chemicals Co. Ltd menguasai 30% saham, serta sebesar 5,13% dimiliki publik.(api) 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Lingga Sukatma Wiangga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top