Harga indeks SUN kembali terkoreksi

JAKARTA: Harga indeks surat utang negara (SUN) pada perdagangan hari ini kembali terkoreksi tipis akibat sentimen negatif pelemahan IHSG dan depresiasi nilai tukar rupiah terhadap dollar AS.Indeks harga SUN berdasarkan data Perhimpunan Pedagang Surat
Yoseph Pencawan - nonaktif
Yoseph Pencawan - nonaktif - Bisnis.com 20 September 2011  |  19:28 WIB

JAKARTA: Harga indeks surat utang negara (SUN) pada perdagangan hari ini kembali terkoreksi tipis akibat sentimen negatif pelemahan IHSG dan depresiasi nilai tukar rupiah terhadap dollar AS.Indeks harga SUN berdasarkan data Perhimpunan Pedagang Surat Utang Negara (Himdasun) pada penutupan perdagangan, hari ini kembali terkoreksi tipis menjadi 103,31 dari posisi sehari sebelumnya 103,79. Dibandingkan dengan posisi per 12 September, indeks SUN telah terkoreksi sebesar 4,05 poin.Investor asing dalam sepekan terakhir juga tercatat mengurangi porsi kepemilikannya di SUN yang tercermin dari penurunan porsi kepemilikan asing di SBN yang dapat diperdagangkan.Berdasarkan data Ditjen Pengelolaan Utang Kemenkeu per 19 September, jumlah dana asing yang keluar dari SUN tercatat cukup besar yaitu Rp17,05 triliun menjadi Rp234,18 triliun dibandingkan dengan posisi 9 September sebesar Rp251,53 triliun.Analis Obligasi PT Nusantara Capital Securities I Made Adi Saputra menilai penurunan indeks SUN dipicu oleh pelemahan IHSG dan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS. "Regional marketnya juga negatif masih berkutat dengan isu krisis Yunani," katanya saat dihubungi Bisnis.Menurut dia, kondisi pelemahan indeks SUN tersebut masih akan terjadi selama sepekan ini. "Dengan kondisi nilai tukar rupiah yang masih melemah, kemungkinan asing juga masih akan keluar dari pasar SUN," terang dia.Untuk itu, Adi menyarankan kepada pemerintah untuk kembali mempersiapkan dana buyback SUN. Dan bagi Bank Indonesia, disarankan untuk menjaga nilai tukar rupiah agar stabil. "Rupiah harus dijaga di level Rp8.600 agar asing tidak keluar dari SUN," ujarnya.Sepanjang pekan lalu, pemerintah telah melakukan pembelian kembali (buyback) SUN sebesar Rp796 miliar guna menjaga stabilitas pasar SUN di tengah kondisi ketidakpastian di Amerika Serikat dan Eropa.Dengan demikian, total buyback SUN yang telah direalisasikan pemerintah sampai dengan 16 September mencapai Rp1,16 triliun dari rencana buyback SUN tahun ini Rp3,07 triliun. (bsi)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Puput Jumantirawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top