Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Emir: 6 Bulan saham Garuda capai titik imbang

JAKARTA: Diperkirakan butuh waktu 6 bulan untuk mencapai titik keseimbangan dari harga saham PT Garuda Indonesia Tbk. Sementara, penurunan harga saham perdana hari ini dipandang sebagai dampak dari lemahnya pergerakan indeks saham di Indonesia dan global.Direktur

JAKARTA: Diperkirakan butuh waktu 6 bulan untuk mencapai titik keseimbangan dari harga saham PT Garuda Indonesia Tbk. Sementara, penurunan harga saham perdana hari ini dipandang sebagai dampak dari lemahnya pergerakan indeks saham di Indonesia dan global.Direktur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar mengaku pihaknya tidak dapat mengubah keadaan pasar. Namun, dia meyakini bahwa harga saham perseroan akan terus meningkat untuk jangka waktu yang panjang, setidaknya dalam 6 bulan kedepan akan mencapai titik keseimbangan.Indeks itu kan memang beregerak naik turun, dan kami tidak bicara membeli [saham Garuda] sekarang lalu jual, tetapi kami bicara untuk long term. Kami juga melihat adanya dinamika pasar, kami tidak bisa mengubah pasar, ujarnya.Meskipun harga saham perdana emiten berkode saham GIAA ini turun 6% pada perdagangan perdananya dari Rp750 ke level Rp700, Emir tetap bersyukur akhirnya aksi korporasi yang telah direncana sejak 11 tahun lalu akhirnya dapat terealisasi.Ya, kami tetap bersyukur akhirnya IPO ini terlaksana. Ini sudah rencana kami sejak tahun 2000. Jadi ini memang benar-benar hal yang dinantikan. [Untuk harga saham] biarlah pasar yang bergerak dan melihat. Tapi kami terus memenuhi komitmen kami untuk tingkatkan growth volume kami ungkapnya.Menteri BUMN Mustafa Abubakar menambahkan baik pihaknya maupun perusahaan BUMN itu harus siap menghadapi segala kondisi yang terjadi setelah mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Namun dia meyakini bahwa dalam 6 bulan lagi harga saham Garuda Indonesia akan sampai pada titik seimbang.Kalau berani melantai [listing], maka harus berani pula menghadapi situasi. Kan tidak pernah tahu kapan akan melemah dan menguat. Kami tentu berharap harga terus membaik. Sekarang kami ikuti saja up and down pasar modal. Dalam 6 bulan lagi kemungkinan sudah bisa membuat harga yang seimbang, jelasnya.Mustafa juga berharap dengan adanya perubahan status perseroan menjadi perseroan terbuka dapat mendorong Garuda Indonesia meningkatkan good corporate governance (GCG). Sementara, dana yang diraup dari pelepasan saham itu diharapkan dapat menambah modal untuk terus meningkatkan fundamental perseroan.Masa sulit Garuda sudah cukup lama, tetapi kemudian terus membaik maka itu kami berani untuk melantai. Kami harap dana yang didapat buat menambah modal dan meningkatkan kesehatan manajemen, tutupnya. (yn)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Mursito

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper