Investor online akan tumbuh pesat

BANDUNG: Beberapa perusahaan sekuritas di Bandung memprediksikan jumlah investor saham yang bertransaksi secara online (online trading) pada tahun depan akan tumbuh pesat dibandingkan dengan 2010.Adrian Teja, Head of Equity Bandung Panin Sekuritas, mengatakan
News Editor
News Editor - Bisnis.com 28 Desember 2010  |  14:10 WIB

BANDUNG: Beberapa perusahaan sekuritas di Bandung memprediksikan jumlah investor saham yang bertransaksi secara online (online trading) pada tahun depan akan tumbuh pesat dibandingkan dengan 2010.Adrian Teja, Head of Equity Bandung Panin Sekuritas, mengatakan performa bursa dalam negeri yang dalam kondisi prima membuat minat untuk berinvestasi di pasar modal terus meningkat. "Masyarakat akhirnya memilih investasi dengan sistem online trading karena lebih praktis dan dana untuk membuka rekeningnya relatif kecil," katanya kepada Bisnis, hari ini.Panin Sekuritas Bandung saat ini memiliki sekitar 500 nasabah, di mana sekitar 10%nya bertransaksi secara online. Jumlah itu kemungkinan akan terus membesar pada tahun depan melihat masih tingginya minat berinvestasi saham."Penambahan jumlah investor memang cukup banyak, hanya saja nilai transaksi dari investor online trading masih relatif kecil," katanya.Sementara itu, penambahan investor besar misalnya yang membuka rekening dengan dana di atas Rp500 juta di Bandung pada tahun depan diduga jumlahnya tidak terlalu besar. "Oleh karena itu, kami berupaya mempertahankan pemodal eksisting. Diharapkan investor terus menambah nilai investasinya." (bsi)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Puput Jumantirawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top