Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Menko Airlangga: RUPST BMRI-BBRI Sempat Dongkrak Ekspektasi Pasar

Menko Perekonomian Airlangga mengeklaim sentimen pasar sempat membaik kemarin berkat RUPST sejumlah bank BUMN.
Warga mengakses data saham menggunakan perangkat komputer jinjing dan telepon pintar di Jakarta, Minggu (2/2/2025). Bisnis/Himawan L Nugraha
Warga mengakses data saham menggunakan perangkat komputer jinjing dan telepon pintar di Jakarta, Minggu (2/2/2025). Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengklaim sentimen pasar sempat membaik kemarin berkat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) sejumlah bank BUMN, Selasa (25/3/2025).

Sebagaimana diketahui, rupiah sempat melemah 0,5% ke level Rp16.642 per dolar Amerika Serikat (AS) kemarin. Level itu merupakan yang terlemah di hadapan dolar AS sejak krisis keuangan 1998.

Meski demikian, Airlangga menyebut sentimen pasar membaik berkat di antaranya ekspektasi pasar oleh hasil RUPST PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

"Kan ini harian, nanti kita lihat. Kan fundamental ekonomi kuat terus pasar juga sudah rebound. Kemarin ekspetasi mengenai RUPS Mandiri dan RUPS [RUPST, red] BRI kan baik outcome-nya," ungkapnya kepada wartawan saat ditemui di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (26/3/2025).

Adapun faktor pelemahan rupiah ke level krisis 1998 kemarin dinilai Airlangga karena faktor sentimental luar. Dia menilai naik-turun nilai tukar rupiah adalah hal yang biasa.

Di sisi lain, dia juga memandang pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merupakan tren harian. Dia menilai IHSG pun sudah sempat rebound.

"Ya kan balik lagi, rebound lagi. Ya nanti rebound lagi [setelah turun, red]," ucap politisi Partai Golkar itu.

Airlangga lalu memastikan otoritas moneter yakni Bank Indonesia (BI) akan terus memantau stabilitas rupiah.

Adapapun Airlangga kini berada di Istana Kepresidenan, Jakarta, untuk melaporkan soal Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026. Sejumlah menteri lain turut hadir seperti Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Wakil Menteri Keuangan Anggito Abimanyu dan Menteri PPN/Bappenas Rohmat Pambudy.

Saat ditanya mengenai pelemahan rupiah dan IHSG belakangan ini, Sri Mulyani dan Anggito enggan merespons. 

"No comment," kata Anggito.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Dany Saputra
Bisnis Indonesia Premium.

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper