Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Bisikan Target Saham Unilever Indonesia (UNVR) Jelang Guyur Dividen

Simak rekomendasi dan target saham Unilever Indonesia (UNVR) terbaru jelang jadwal pembayaran dividen Kamis (18/7/2024).
Benjie Yap dicalonkan sebagai Presiden Direktur PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) dalam RUPSLB 19 Desember 2023.
Benjie Yap dicalonkan sebagai Presiden Direktur PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) dalam RUPSLB 19 Desember 2023.

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan saham Unilever Indonesia (UNVR) secara teknikal mengalami konsolidasi jelang agenda pembayaran dividen tahun buku 2023. Meski demikian, fundamental perusahaan diyakini tetap atraktif pada paruh kedua.

Unilever Indonesia menjadwalkan pembayaran dividen pada Kamis (18/7/2024). Berdasarkan keputusan rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST), pembagian dividen final ditetapkan Rp2,93 triliun atau setara dengan Rp77 per lembar.

UNVR sebelumnya juga telah membagikan dividen interim tahun buku 2023 sebesar Rp63 per saham atau Rp2,4 triliun pada Desember 2023. Dengan demikian, total dividen yang digelontorkan UNVR mencapai Rp140 per saham atau sebesar Rp5,34 triliun.

Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta mengatakan bahwa pergerakan saham UNVR jelang pembayaran dividen masih mengalami bearish consolidation, dengan tren yang cenderung menurun secara teknikal.

Dia menyematkan rekomendasi hold untuk saham UNVR dengan target support terdekat di level Rp2.750. Saat ini, saham UNVR memiliki mahar sebesar Rp2.860 atau mencerminkan penurunan sebesar 18,98% year-to-date (YtD).

“Diharapkan fase bearish consolidation mulai terbatas dan kembali ke bullish consolidation. Meski demikian, investor harus menantikan pembentukan price action selanjutnya karena support masih Rp2.750 atau tidak terlalu dalam,” ujarnya kepada Bisnis, Rabu (17/7/2024).

Meski saham UNVR sedang konsolidasi, Nafan mengatakan bahwa kinerja perseroan secara fundamental masih cukup prospektif. Kondisi ini didukung oleh kuatnya konsumsi domestik yang diperkirakan mencapai puncaknya pada kuartal II/2024.

Menurut Nafan, momentum Ramadan dan Hari Raya Idulfitri yang jatuh pada kuartal kedua tahun ini menjadi katalis positif bagi UNVR. Meskipun, kinerja perseroan masih dibayangi oleh sentimen boikot yang berkaitan dengan konflik Israel-Palestina.

“Kita berhasil menyelesaikan Pemilu dengan baik dan konsumsi domestik masih kuat. Pada rilis kinerja pertumbuhan ekonomi kuartal II/2024 diproyeksikan ada berada di peak lantaran didorong oleh momentum Ramadan dan Hari Raya Idulfitri,” tuturnya.

Dihubungi terpisah, Analis Kiwoom Sekuritas Indonesia Abdul Azis Setyo Wibowo menyatakan bahwa kinerja penjualan UNVR masih berpeluang tumbuh terbatas karena persaingan ketat, serta daya beli masyarakat yang masih cenderung melemah.

Di tengah proyeksi itu, Kiwoom Sekuritas merekomendasikan speculative buy untuk saham UNVR dengan target Rp2.930 hingga Rp2.950 dan support pada level Rp2.820 – Rp2810.

Dilansir dari Bloomberg, beberapa sekuritas merevisi turun peringkat saham UNVR. Mirae Asset misalnya menurunkan rekomendasinya menjadi hold dengan target harga Rp3.100. OCBC juga menyematkan rekomendasi serupa dengan target Rp2.980.

Mayoritas atau sebanyak 20 dari 31 sekuritas yang mengulas saham UNVR memberikan peringkat hold. Adapun, target harga saham UNVR diproyeksikan berada pada level Rp2.812,80 dalam 12 bulan ke depan menurut konsensus analis.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper