Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

IHSG Incar 7.400, Cek Rekomendasi Saham dan Sektor Potensi Cuan

IHSG diprediksi mengejar level 7.400 pada hari ini, RHB Sekuritas pun memberikan rekomendasi saham dan sektor saham pilihan.
Pegawai beraktivitas di dekat layar yang menampilkan data saham di PT Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Rabu (2/8/2023). Bisnis/Himawan L Nugraha
Pegawai beraktivitas di dekat layar yang menampilkan data saham di PT Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Rabu (2/8/2023). Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks harga saham gabungan (IHSG) diprediksi masih dalam tren menguat mengejar level 7.400 pada hari ini, Senin (25/3/2024). RHB Sekuritas memberikan rekomendasi saham dan sektor saham pilihan.

Pada pekan lalu, IHSG mengalami peningkatan sebesar 0,30%, ditutup pada posisi 7.350,152 dari 7.328,054 pekan sebelumnya. IHSG menguat 0,16% atau bertambah 11,80 poin jadi 7.350,15 pada Jumat (22/3/2024).

Analis RHB Sekuritas Indonesia Muhammad Wafi menyamaikan IHSG terlihat melakukan rebound namun volume rendah dan masih menguji garis MA20. Selama dibawah garis MA20 maka berpeluang untuk menguji support garis MA50.

"Namun jika kembali breakout garis MA20 maka berpeluang untuk kembali rebound dan melanjutkan fase bullish-nya," paparnya dalam publikasi riset.

Rentang pergerakan IHSG saat ini berada di kisaran 7.200 hingga 7.400. RHB Sekuritas merekomendasikan saham PANI, TOWR, SMGR, BUKA.

Rekomendasi Saham RHB Sekuritas

PANI

  • Pantai Indah Kapuk Dua terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA20 disertai volume. Selama bertahan diatas garis MA20 maka berpeluang untuk kembali rebound dan menguji level tertingginya di Februari 2024.
  • Buy area disekitar 5250 dengan target jual di 5600 hingga 5975. Cut loss di 5125.

TOWR

  • Sarana Menara Nusantara terlihat melakukan rebound dengan kicking candle dan breakout resistance garis MA5 disertai volume. Selama bertahan diatas garis MA5 maka berpeluang untuk kembali rebound dan menguji resistance garis MA20.
  • Buy area disekitar 865 dengan target jual di 900 hingga 945. Cut loss di 845.

SMGR

  • Semen Indonesia terlihat melakukan rebound dari support garis MA5 meski dengan volume rendah. Selama bertahan diatas garis MA5 maka berpeluang untuk kembali rebound dan menguji resistance garis MA20.
  • Buy area disekitar 5750 dengan target jual di 6125 hingga 6500. Cut loss di 5650.

BUKA

  • Bukalapak.com terlihat melakukan rebound dari support garis MA5 dengan kicking candle disertai volume. Selama bertahan diatas garis MA5 maka berpeluang untuk breakout resistance garis MA20 dan menguji resistance garis MA50.
  • Buy area disekitar 147 dengan target jual di 165 hingga 180. Cut loss di 136.

Sektor yang saat ini masih menunjukkan momentum positif ada pada sektor industri dasar (TPIA, MDKA, INKP, INTP), healthcare (KLBF, MIKA, SIDO, HEAL), teknologi (GOTO, EMTK, DCII, BUKA), transportasi (TMAS, SMDR, ASSA, BIRD), dan non-cyclical (UNVR, HMSP, CPIN, AMRT).

Sektor yang saat ini masih menunjukkan momentum negatif ada pada sektor industri (ASII, UNTR, IMPC, ARNA), cyclical (MSIN, ACES, MAPI, SCMA), finansial (BBCA, BBRI, BMRI, ARTO), dan infrastruktur (TLKM, TBIG, JSMR, WIKA).

Sektor yang menunjukkan mulai terbatasnya momentum positif ada pada sektor energi (ADRO, PTBA, PGAS, AKRA). Sektor yang menunjukkan mulai terbatasnya momentum negatif ada pada sektor properti (PWON, BSDE, CTRA, DMAS).

Secara sektor momentum, disarankan agar mengurangi kepemilikan di sektor yang secara momentum negatif dan menambah kepemilikan pada sektor yang secara momentum positif. Untuk sektor yang secara momentum sudah bottom dapat melakukan strategi akumulasi secara berkala.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Hafiyyan
Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper