Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Kiwoom Sekuritas Catat Transaksi Saham Rp2,26 Triliun, Ini Strateginya

PT Kiwoom Sekuritas Indonesia mencatatkan nilai transaksi saham Rp2,26 triliun per Januari 2024. Perusahaan menyiapkan strategi untuk mengerek transaksi saham.
Peluncuran Aplikasi Hero dari Kiwoom Sekuritas Indonesia di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin, (29/1/2024). (Bisnis/Rizqi Rajendra)
Peluncuran Aplikasi Hero dari Kiwoom Sekuritas Indonesia di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin, (29/1/2024). (Bisnis/Rizqi Rajendra)

Bisnis.com, JAKARTA - PT Kiwoom Sekuritas Indonesia mencatatkan nilai transaksi saham sebesar Rp2,26 triliun per Januari 2024. Perusahaan pun menyiapkan berbagai strategi untuk mengerek transaksi saham hingga akhir tahun.

Presiden Direktur Kiwoom Sekuritas Indonesia Changkun Shin mengatakan, secara tahunan atau year-on-year (yoy), transaksi saham turun 54% dibandingkan Januari 2023. Namun, secara bulanan, nilai itu naik 14% secara month-to-month (mtm) dibandingkan Desember 2023.

"Kami melihat hal ini terjadi karena beberapa hal. Misalnya, aksi pelaku pasar yang cenderung wait and see menjelang Pemilu dan di tengah kondisi pengetatan kebijakan moneter bank sentral. Serta adanya penyesuaian aplikasi dari transisi pengguna new HERO," ujar Shin kepada Bisnis, dikutip Jumat, (9/2/2024).

Dia mengatakan, transaksi saham pada Februari 2024 berpotensi mengalami penurunan. Sebab, hari perdagangan lebih sedikit yakni hanya ada 18 hari bursa dibandingkan tahun 2023, ditambah adanya Pemilu 2024 membuat investor wait and see.

Meskipun demikian, Kiwoom Sekuritas berharap aplikasi New Hero yang baru saja diluncurkan pada 29 Januari 2024 dapat menambah jumlah nasabah baru dan mendorong peningkatan transaksi.

"Meski kami melihat dari makro ekonomi dan kondisi Pemilu presiden 2024 akan membuat investor wait and see, tetapi untuk semester II/2024 dengan adanya potensi pelonggaran kebijakan moneter akan kembali mendorong transaksi di pasar saham," jelasnya.

Adapun, Federal Reserve atau The Fed masih menahan suku bunga di kisaran 5,25%-5,5%. Namun Bank Sentral AS itu diproyeksikan akan memangkas suku bunga setidaknya tiga kali tahun ini.

Shin mengatakan strategi Kiwoom Sekuritas untuk mengerek transaksi saham yaitu melaksanakan beberapa program dalam literasi dan inklusi keuangan pasar modal yang diharapkan dapat menjangkau investor baru. Pihaknya juga bekerja sama dengan BEI melalui kantor perwakilan di berbagai daerah seperti Yogyakarta, Bandung, Semarang, Surabaya dan Bali. 

"Selain itu, kami juga memberikan saham sebagai modal untuk investor yang baru membuka rekening saham melalui aplikasi HERO Kiwoom akan mendapatkan 100 lembar saham LQ45. Sehingga diharapkan dapat mendorong kenaikan investor baru dan nilai transaksi," pungkasnya.

Beberapa saham pilihan Kiwoom Sekuritas di antaranya yaitu BBRI, BBCA, TLKM, EXCL, ICBP, MYOR, AMRT, BSDE, CTRA dan SMGR.

Sebagai informasi, berdasarkan data Bloomberg dikutip Rabu, (7/2/2024), realisasi transaksi saham dari berbagai broker periode 29 Desember 2023 hingga 31 Januari 2024 tembus Rp469,59 triliun. 

Meskipun para broker menorehkan transaksi jumbo, rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) masih lesu di kisaran Rp10,19 triliun secara year-to-date (ytd). Sedangkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 0,52% ytd ke posisi 7.235,15 per Rabu, (7/2/2024).

---

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Rizqi Rajendra
Editor : Pandu Gumilar
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper