Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Harga Emas Turun, Paladium Cicipi Level Terendah dalam 5 Tahun

Harga emas turun pada penutupan perdagangan Kamis (8/2/2024). Sementara paladium melanjutkan penurunannya karena prospek permintaan jangka panjang yang suram.
Harga global emas turun pada penutupan perdagangan Kamis (8/2/2024). Sementara paladium melanjutkan penurunannya karena prospek permintaan jangka panjang yang suram./Pexels.
Harga global emas turun pada penutupan perdagangan Kamis (8/2/2024). Sementara paladium melanjutkan penurunannya karena prospek permintaan jangka panjang yang suram./Pexels.

Bisnis.com, JAKARTA — Harga emas melemah pada penutupan perdagangan Kamis (8/2/2024), terpukul oleh penguatan dolar dan imbal hasil obligasi AS karena berkurangnya harapan penurunan suku bunga lebih awal dari Federal Reserve AS. Sementara paladium melanjutkan penurunannya karena prospek permintaan jangka panjang yang suram.

Harga emas di pasar spot turun 0,13% menjadi US$2,031.58 per ounce. Adapun, emas berjangka AS ditutup 0,2% lebih rendah pada level US$2,047.9 per ounce.

“Kenyataannya di lapangan adalah perekonomian AS masih cukup kuat dan itu berarti The Fed hanya mempunyai sedikit keleluasaan pada tahap ini untuk mulai menurunkan suku bunganya,” kata Bart Melek, kepala strategi komoditas di TD Securities dikutip Reuters.

“Agar emas bisa menguat, kita harus mulai melihat bukti bahwa perekonomian memang melambat secara signifikan dan inflasi cenderung lebih rendah secara berkelanjutan,” Melek menambahkan.

Beberapa pejabat The Fed pada hari Rabu memberikan berbagai alasan mengapa mereka merasa tidak terlalu mendesak untuk segera memulai pelonggaran kebijakan di Amerika, atau mengambil langkah cepat setelah hal tersebut dilakukan.

Pedagang sekarang melihat sekitar 61% kemungkinan penurunan suku bunga oleh The Fed pada bulan Mei, menurut alat CME Fedwatch. Suku bunga yang lebih rendah mengurangi biaya peluang untuk memegang emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil.

Paladium spot turun 1,3% menjadi US$882,85 per ounce, setelah mencapai $856,38, terendah dalam lima tahun, di awal sesi.

Harga paladium turun di bawah harga logam sejenisnya, platinum, untuk pertama kalinya sejak April 2018 pada hari Kamis, karena meningkatnya kekhawatiran terhadap permintaan dan pertaruhan pada pasokan yang stabil membebani logam tersebut.

Platinum dan paladium digunakan oleh pembuat mobil dalam konverter katalitik untuk membersihkan asap knalpot mobil.

“Peralihan baru logam yang digunakan dalam autokatalis oleh produsen mobil tidak mungkin terjadi dalam waktu dekat karena mobil diproduksi dalam siklus yang lebih panjang. Oleh karena itu, ada kemungkinan bahwa paladium diperdagangkan dengan harga lebih rendah dibandingkan platinum,” kata analis UBS Giovanni Staunovo.

Sementara itu, harga perak naik 1,6% menjadi US$22,55 per ounce dan harga platinum naik 0,6% menjadi US$884,91.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Ibad Durrohman
Editor : Ibad Durrohman
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper