Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

TikTok Shop Ditutup, Cermati Rekomendasi Saham GOTO, BELI, hingga BUKA

Analis melihat saham emiten e-commerce seperti GOTO, BELI, dan BUKA belum menunjukkan tanda penguatan teknikal dengan kabar TikTok Shop yang akan ditutup.
Ilustrasi tiktok shop/facebook
Ilustrasi tiktok shop/facebook

Bisnis.com, JAKARTA — TikTok mengumumkan akan menutup TikTok Shop pada Rabu, 4 Oktober 2023 pukul 17.00 WIB. Penutupan ini memberikan dampak yang bervariasi terhadap gerak saham emiten e-commerce seperti GOTO, BUKA, hingga BELI.

Hingga penutupan perdagangan sesi I hari ini, Rabu (4/10/2023), saham GOTO ditutup naik 1,20 persen ke level Rp84 per saham. Saham GOTO bergerak volatil sepanjang sesi I, dengan bergerak pada rentang Rp82-Rp83 per saham.

Sementara itu, saham BELI ditutup stagnan pada level Rp452 per saham, setelah bergerak pada zona hijau di sesi I.

Akan tetapi, saham BUKA tercatat ditutup terjerembab ke zona merah pada sesi I, dengan turun 2,86 persen ke level Rp204 per saham. Di awal perdagangan, saham BUKA sempat menguat mencapai level tertingginya pada Rp212 per saham hari ini.

Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana mengatakan ketiga saham emiten lokapasar tersebut belum menunjukkan tanda-tanda penguatan secara teknikal saat ini.

"Kami mencermati pergerakan GOTO masih sideways dan mendekati area supportnya di Rp81," kata Herditya, Rabu (4/10/2023).

Herditya memberikan rekomendasi wait and see terhadap saham GOTO. Dia melihat MACD dan Stochastic GOTO belum menunjukkan tanda-tanda penguatan. Adapun resistance GOTO berada di level Rp87 per saham.

Sama seperti GOTO, Herditya memberikan rekomendasi wait and see terhadap saham BUKA. MNC Sekuritas mencermati pergerakan BUKA masih berada dalam fase downtrend dan mendekati support di Rp193.

"Dari MACD dan Stochastic pun masih berada di area negatif. Untuk resistance di level Rp218," ucapnya.

Adapun untuk BELI, MNC Sekuritas memberikan rekomendasi hold. MNC Sekuritas melihat pergerakan BELI masih berada dalam fase sideways dengan volume yang kecil.

"Nampak dari MACD dan Stochastic belum menunjukkan pergerakan yang berarti," tuturnya.

______

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper