Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Orang Terkaya Ketiga di Indonesia Perlahan Lepas Saham BYAN

Orang terkaya ketiga RI, Low Tuck Kwong, kembali melepas saham BYAN sebanyak 19.000 lembar sehingga kepemilikannya turun jadi 60,94 persen.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 24 Oktober 2022  |  13:15 WIB
Orang Terkaya Ketiga di Indonesia Perlahan Lepas Saham BYAN
Orang terkaya ketiga RI, Low Tuck Kwong, kembali melepas saham BYAN sebanyak 19.000 lembar sehingga kepemilikannya turun jadi 60,94 persen. - bayan.com.sg
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Orang terkaya ketiga di Indonesia, Low Tuck Kwong, kembali melepas kepemilikannya pada perusahaan miliknya PT Bayan Resources Tbk. (BYAN) menjelang rencananya untuk melaksanakan stock split.

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Low Tuck Kwong melepas sebanyak 19.000 sahamnya di BYAN dengan nilai per saham Rp30.000.

Dengan penjualan ini, Low Tuck Kwong bisa meraup Rp570 juta. Adapun, kepemilikan saham Raja Batu Bara di BYAN turun dari 60,95 persen menjadi 60,94 persen.

Penjualan saham ini bukan pertama kalinya dilakukan bulan ini. Pada akhir September 2022, Low Tuck Kwong menjual 92.700 saham dengan harga Rp30.000 per saham.

Selanjutnya, pada 3-7 Oktober 2022, saham yang dilepas Low Tuck Kwong sebanyak 1.513.200 lembar saham dengan nilai Rp30.000 per saham dan membuat kepemilikannya turun dari 60,99 persen menjadi 60,95 persen.

Adapun, pada 12-13 Oktober 2022, Low Tuck Kwong kembali menjual sahamnya sebanyak 127.000 lembar dengan harga Rp30.000.

Setelah pengumuman transaksi tersebut, saham termahal di Bursa Efek Indonesia ini mencatat penurunan 0,88 persen ke Rp70 375 per saham.

BYAN sebelumnya berencana melakukan pemecahan saham atau stock split dengan rasio 1:10, sehingga 1 saham lama akan menjadi 10 saham baru.

Dengan rencana ini, jumlah saham BYAN akan berubah jumlahnya dari 3,33 miliar saham dengan nilai nominal Rp100 per saham, menjadi 33,3 miliar saham dengan nilai nominal Rp10 per saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Low Tuck Kwong batu bara bayan resources BYAN orang terkaya saham
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top