Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Harga Bitcoin Hari Ini Bangkit Lagi, tapi Selera Risiko Investor Redup?

Harga bitcoin hari ini menguat setelah keputusan The Fed menaikkan suku bunga acuan sebanyak 75 basis poin.
Dewi Fadhilah Soemanagara
Dewi Fadhilah Soemanagara - Bisnis.com 23 September 2022  |  13:01 WIB
Harga Bitcoin Hari Ini Bangkit Lagi, tapi Selera Risiko Investor Redup?
Ilustrasi Mata Uang Kripto Bitcoin - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Harga bitcoin hari ini bersama sejumlah aset kripto menguat sekalipun investor dikabarkan kehilangan selera risiko atau risk appetite.

Mengutip data CoinMarketCap pada 12.30 WIB, Jumat (23/9/2022) harga bitcoin menguat 3,94 persen menjadi US$19.447.

Pada perdagangan kemarin, bitcoin sempat menyentuh titik terendah US$18.293, dan perlahan naik hingga kisaran 4 persen.

Di sisi lain, harga deretan altcoin kompak naik, antaralain ethereum (ETH) yang menguat 6,91 persen menjadi US$1.351 diiringi solana (SOL) yang juga meningkat 5,84 persen ke level US$33,04.

Adapun binance (BNB) naik sebesar 4,43 persen ke posisi US$276,78 sedangkan dogecoin (DOGE) menguat sampai 8 persen menjadi US$0,06214.

Analis memperkirakan tidak ada risk appetite yang cukup kuat untuk mendorong harga aset kripto terus naik saat ini.

Managing Partner dan Chief Investment Officer ExoAlpha, David Lifchitz menjelaskan, pasar kripto tidak menyukai keputusan hawkish Gubernur The Fed Jerome Powell.

“Sejauh yang saya mengerti, tidak ada risk appetite akhir-akhir ini mengingat lingkungan geopolitik dan ekonomi makro [minim] untuk mendorong BTC naik,” ujarnya.

Sementara itu, Analis Teknikal Senior Kitco, Jim Wyckoff menjelaskan, harga sejumlah aset kripto yang sempat turun memiliki keuntungan teknis jangka pendek secara keseluruhan di tengah tren penurunan harga di grafik harian.

“Jalur resistensi paling rendah untuk harga kripto saat ini menyamping ke bawah,” ujarnya dalam laporan yang diterbitkan Kitco, dikutip Jumat (23/9/2022).

Harga bitcoin diproyeksikan bisa menuju US$20.000 setelah melewati level support di atas US$18.000.

Para trader kripto dikabarkan tengah mencari konfirmasi harga bitcoin dan aset kripto lainnya yang menguat mendapat sentimen dari indeks kekuatan relatif 14 hari Bitcoin.

Berdasarkan data Barchart, selama periode 14 hari indeks kekuatan relatif bitcoin mencapai 42,43 persen dengan volatilitas historis sebesar 67,82 persen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bitcoin Ethereum cryptocurrency aset kripto
Editor : Farid Firdaus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top