Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

ABM Investama (ABMM) Sabet Penghargaan Emiten Muktisektor Terbaik Bisnis Indonesia Award 2022

PT ABM Investama Tbk. (ABMM) mendapatkan penghargaan setelah bersaing dengan PT Global Mediacom Tbk. (BMTR) dan PT Astra International Tbk. (ASII).
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 15 Agustus 2022  |  15:44 WIB
ABM Investama (ABMM) Sabet Penghargaan Emiten Muktisektor Terbaik Bisnis Indonesia Award 2022
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan paparan saat acara Bisnis Indonesia Award (BIA) 2022 di Jakarta, Senin (15/8/2022). Bisnis - Arief Hermawan P
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - PT ABM Investama Tbk. (ABMM) mendapatkan penghargaan emiten terbaik sektor Holding Multisektor dalam Bisnis Indonesia Award (BIA) 2022.

Emiten di sektor multisektor ini berhasil mendapatkan penghargaan ini dengan bersaing dengan PT Global Mediacom Tbk. (BMTR) dan PT Astra International Tbk. (ASII).

Sebagai catatan, hingga kuartal pertama tahun ini, emiten yang juga menjadi jagoan legenda investor Lo Kheng Hong ini membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk senilai US$31,78 juta atau sekitar Rp456,14 miliar, naik 22,79 persen dari US$25,88 juta pada periode yang sama tahun lalu.

Adapun, laba yang diatribusikan ke kepentingan non pengendali sebesar US$20,91 juta, naik dari periode yang sama tahun lalu senilai US$3,60 juta sehingga total laba tahun berjalan mencapai US$52,70 juta, naik dari tahun sebelumnya hanya mencapai US$29,49 juta.

Laba yang diperoleh berasal dari pendapatan dari kontrak dengan pelanggan sebesar US$286,70 juta, tumbuh 35,95 persen dari tahun sebelumnya senilai US$210,88 juta. Pendapatan mayoritas berasal dari kontraktor tambang dan tambang batu bara sebesar US$241,18 juta, tumbuh dari tahun lalu US$175,23 juta.

Selanjutnya dari jasa logistik sebesar US$30,4 juta, jasa divisi Site Service dan Repabrikasi sebesar US$10,33 juta, dari sewa mesin US$104.585, Pabrikasi US$3,31 juta, dan perdagangan bahan bakar US$817.669.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Bisnis Indonesia Award abm investama abmm
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top