Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Harga Emas 'Adem Ayem', Investor Tunggu Pelonggaran Tarif Perdagangan AS untuk Barang China

Harga emas telah jatuh selama tiga bulan terakhir karena kenaikan suku bunga, tetapi berhasil bertahan di atas US$1.800 per ounce di tengah kekhawatiran resesi yang dapat meningkatkan daya tarik surga.
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 05 Juli 2022  |  15:18 WIB
Harga Emas 'Adem Ayem', Investor Tunggu Pelonggaran Tarif Perdagangan AS untuk Barang China
Ilustrasi emas batangan - Bloomberg
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Harga emas stabil seiring dengan kondisi investor yang tengah mempertimbangkan kemungkinan penghapusan beberapa tarif AS pada barang-barang konsumen China.

Pelonggaran perdagangan kedua negara akan dapat membantu meredakan inflasi. Presiden Joe Biden mungkin mengumumkan pembatalan beberapa pungutan minggu depan, menurut orang-orang yang akrab dengan pertimbangan itu. Namun, rencana tersebut bisa molor dan keputusan akhirnya belum dibuat.

Kebijakan AS ini akan menandai langkah kebijakan besar pertama Biden tentang hubungan perdagangan dengan China dan tampaknya ditujukan untuk mengendalikan inflasi, yang telah mendorong kenaikan suku bunga yang tajam dan meredam daya tarik emas tanpa bunga.

Wakil Perdana Menteri China Liu He pun telah membahas tarif AS dalam panggilan telepon dengan Menteri Keuangan Janet Yellen.

Harga emas telah jatuh selama tiga bulan terakhir karena kenaikan suku bunga, tetapi berhasil bertahan di atas US$1.800 per ounce di tengah kekhawatiran resesi yang dapat meningkatkan daya tarik surga.

Namun, harga telah membentuk apa yang disebut pola death cross, ketika rata-rata pergerakan 50 hari turun di bawah pasangan 200 hari. Ini merupakan sinyal bearish bagi beberapa pedagang.

Risalah pertemuan terbaru Federal Reserve yang dijadwalkan Rabu (6/7/2022) akan diuraikan untuk memberikan petunjuk tentang jalur pengetatan bank sentral dan apakah kemungkinan Fed Fund Rate akan naik 50 atau 75 basis poin pada pertemuan 26-27 Juli 2022.

Harga spot emas tercatat turun 0,1 persen menjadi US$1,806,89 per ounce pada sore ini, 15:31 waktu Singapura. Indeks Spot Dolar Bloomberg naik 0,3 persen, sementara perak dan paladium sedikit berubah, dan platinum alami penurunan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

emas Harga Emas Hari Ini china

Sumber : Bloomberg

Editor : Hadijah Alaydrus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top