Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Produksi CPO Sawit Sumbermas (SSMS) Turun, Tetapi Laba Naik Ratusan Persen

PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk. (SSMS)  memproduksi 444.720 metrik ton CPO sepanjang 2021 turun sebesar 0,77 persen dibandingkan produksi 2020 sebanyak 448.185 metrik ton.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 23 Mei 2022  |  12:38 WIB
Manajemen PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk. (SSMS) berpose usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan, Senin (29/6/2020) - SSMS
Manajemen PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk. (SSMS) berpose usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan, Senin (29/6/2020) - SSMS

Bisnis.com, JAKARTA – PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk. (SSMS)  memproduksi 444.720 metrik ton CPO sepanjang 2021 turun sebesar 0,77 persen dibandingkan produksi 2020 sebanyak 448.185 metrik ton.

Sebagai informasi, hasil tersebut berada di bawah target produksi yang dicanangkan sebesar 527.425 metrik ton. Manajemen perseroan mengakui bila penurunan ini terutama karena pembelian tandan buah segar dari luar yang cukup banyak, serta curah hujan yang tinggi.

Hal itu berpengaruh terhadap proses pemupukan tanaman yang menganggu produktivitas. Produktivitas tanaman SSMS termasuk pada usia muda dengan rata-rata berusia 13 tahun. Meski demikian, Direktur Utama SSMS Nasarudin Bin Nasir menjelaskan masih mampu mempertahankan kinerja.

“Seiring kondisi ekonomi global dan nasional yang mulai pulih dari dampak pandemi COVID-19, Perseroan tidak hanya berhasil mempertahankan kinerja yang positif, melainkan mampu memberikan pencapaian yang lebih. Hal ini ditandai dengan pertumbuhan volume dari sisi penjualan tumbuh 29,72 persen yoy mencapai Rp5,20 triliun,” katanya dalam keterangan resmi Senin (23/5/2022).

Sementara itu, bottom line perseroan juga menunjukkan perkembangan dengan peningkatan sebesar 162 persen dari Rp580,53 miliar pada 2020, menjadi Rp1,53 triliun menjadi 2021. Menurutnya, pencapaian kinerja yang positif tersebut tidak terlepas dari upaya SSMS untuk terus memperkuat strategi dan meningkatkan inovasi guna mencapai produk yang berkualitas.

Nasarudin mengatkaan SSMS akan mengoptimalkan lahan yang sudah ada serta lebih memilih mengakuisisi perkebunan atau perusahaan daripada membuka lahan baru. Hingga akhir 2021, kegiatan usaha SSMS didukung oleh 9 (sembilan) anak perusahaan, dengan mengelola kegiatan usaha yang terintegrasi yang terdiri dari 23 perkebunan kelapa sawit, 8 (delapan) pabrik kelapa sawit (PKS), serta 1 (satu) pabrik biogas.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

cpo laba bersih Kinerja Emiten sawit sumbermas sarana
Editor : Pandu Gumilar

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top