Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jelang Bursa Buka Setelah Lebaran, Intip Daftar Saham Energi Paling Cuan 2022

Sektor saham energi yang terangkum dalam IDX Sector Energy masih menjadi jawara untuk periode berjalan 2022. Emiten mana saja yang memberikan keuntungan paling besar?
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 06 Mei 2022  |  13:27 WIB
Karyawan mengamati pergerakan harga saham di Profindo Sekuritas, Jakarta, Senin (14/2/2022). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Karyawan mengamati pergerakan harga saham di Profindo Sekuritas, Jakarta, Senin (14/2/2022). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA — IDX Sector Energy (IDXENERGY) masih kokoh di posisi indeks saham sektoral dengan kinerja terbaik periode berjalan 2022.

Berdasarkan data di laman PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Jumat (6/5/2022), IDXENERGY telah mencetak return atau imbal hasil positif 42,07 persen year-to-date (ytd) hingga akhir sesi Kamis (28/4/2022). Rapor itu mampu mengungguli indeks saham sektoral lainnya.

IDXENERGY juga outperform dibandingkan dengan indeks harga saham gabungan (IHSG) yang menguat 9,84 persen sepanjang periode yang sama. Kinerja Indeks LQ45 yang menanjak 16,54 persen juga belum mampu melewati rapor wadah saham-saham energi di BEI.

Di tengah rapor ciamik, sederet emiten yang masuk ke dalam daftar saham energi mencetak kenaikan harga signifikan.

Data Bloomberg menunjukkan terdapat lima emiten yang mengalami kenaikan harga atau menguat di atas 100 persen sepanjang periode berjalan 2022.

PT Adaro Minerals Indonesia Tbk. (ADMR) menjadi saham energi dengan total return terbesar hingga Kamis (28/4/2022). Emiten afiliasi konglomerat Garibaldi ‘Boy’ Thohir itu sudah menguat 2.630 persen ke level Rp2.730.

Di bawah ADMR, bertengger saham PT Bintang Samudera Mandiri Lines Tbk. (BSML) yang menguat 802,06 persen ke level Rp1.750. PT Golden Eagle Energy Tbk. (SMMT) mengekor di posisi selanjutnya dengan kenaikan harga saham 543,56 persen.

Emiten dalam daftar saham energi yang mencetak kenaikan harga lebih dari 100 persen ytd yakni PT Humpus Intermoda Transportasi Tbk. (HITS) dengan 205,99 persen dan PT Delta Dunia Makmur Tbk. (DOID) dengan 106,44 persen.

Dalam pemberitaan Bisnis sebelumnya, Head of Investment Information Mirae Asset Sekuritas Indonesia Roger M.M menjelaskan bahwa katalis pendongkrak saham di sektor energi tidak hanya datang dari harga komoditas. Akan tetapi, dorongan datang dari rapor kenaikan kinerja keuangan yang signifikan untuk periode 2021.

Dia mencatat laba bersih beberapa emiten energi besar seperti ADRO tumbuh 542 persen, BYAN 273 persen, dan PTBA 231 persen. Pertumbuhan signfikan terutama terjadi pada kuartal IV/2021.

“Prospek pada kuartal I/2022 terkait kinerja juga masih diprediksi tumbuh positif dikaitkan dengan pergerakan harga komoditias selama rentang waktu tersebut sedangkan pergerakan komoditas pada kuartal dua kami perkirakan tidak akan banyak bergerak volatil seperti di kuartal I/2022. Mirae Asset merekomendasikan saham ITMG, ADRO dan PTBA,” paparnya kepada Bisnis, Kamis (31/3/2022).

Di lain pihak, Analis Teknikal Panin Sekuritas William Hartanto menuturkan IDXENERGY berisikan saham-saham pertambangan sehingga faktor penggeraknya hampir selalu dari pergerakan harga komoditas. Pada awal 2022, harga komoditas yang menguat menjadi salah satu faktor pendongkrak sektor ini.

William menyebut prospek IDXENERGY sangat tergantung kepada harga komoditas. Dengan tren pelemahan beberapa minggu terakhir, pihaknya meramal akan berdampak kepada saham.

“Dengan kata lain IDXENERGY berpotensi melemah secara teknikal, yang masih bisa dibeli adalah saham UNTR, ITMG, ADRO ADMR, dan DOID,” paparnya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

energi IHSG saham komoditas Indeks BEI rekomendasi saham lq45
Editor : M. Nurhadi Pratomo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top