Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mendag Pastikan Harga dan Stok Minyak Goreng Kembali Normal Saat Ramadhan

Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Luthfi memastikan stok dan harga minyak goreng kembali normal saat memasuki Ramadhan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 26 Februari 2022  |  18:10 WIB
Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi - Bisnis/Gajah Kusumo
Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi - Bisnis/Gajah Kusumo

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI memastikan bahwa stok minyak goreng aman saat masyarakat Indonesia menyambut bulan suci Ramadhan pada awal April 2022 mendatang.

"Ramadhan Insya Allah stok minyak goreng aman dan harga akan normal," kata Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Luthfi, di Banda Aceh, Sabtu 26 Februari 2022.

Hal itu disampaikan Muhammad Luthfi di sela-sela kunjungan kerja dan pengecekan ketersediaan serta harga minyak goreng di pasar terpadu Al Mahirah Lamdingin, Kota Banda Aceh.

Selain minyak goreng, kata Luthfi, Kemendag juga memastikan bahwa untuk barang sembako seperti gula tidak akan terjadi fluktuasi, termasuk persoalan kedelai.

"Saya pastikan gula tidak akan terjadi fluktuasi, dan yang sedang kita pikirkan hari ini adalah masalah kedelai yang barang domestiknya tidak cukup, kedelai besar diimpor lebih dari 85 persen," ujarnya.

Tak hanya itu, lanjut Luthfi, Kemendag juga terus melakukan mitigasi terhadap daging sapi, hal itu karena Australia sudah mengumumkan bahwa tahun ini mereka membatasi ekspor sapi.

"Jadi kita hati-hati sekali karena Australia baru mengumumkan tahun ini mereka hanya menjual 40 persen dari pada ekspor normal mereka," katanya.

Karenanya, Luthfi juga mengajak pemerintah daerah untuk secara bersama-sama melakukan mitigasi harga daging tersebut mengingat harga internasional yang juga mengalami kenaikan.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mendag minyak goreng ramadhan

Sumber : Antara

Editor : Setyo Puji Santoso

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top