Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Live

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Jumat 11 Februari 2022

Saham-saham yang menjadi rekomendasi hari ini di antaranya TLKM, UNVR, BBNI, AALI, BBRI, ASRI, dan BMRI.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 11 Februari 2022  |  15:09 WIB
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Jumat 11 Februari 2022
Karyawan beraktifitas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (23/6/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali diperkirakan menguat terbatas pada perdagangan akhir pekan ini, Jumat (11/2/2022).

Berdasarkan data Bloomberg pada pukul 15.00 WIB, kemarin (10/2/2022), IHSG parkir di posisi 6.823,64, melemah 0,16 persen atau 10,9 poin. IHSG sempat mencatatkan posisi tertinggi pada level 6.874,35.

Tercatat, sebanyak 234 saham berada di zona hijau, 294 saham melemah dan 153 saham stagnan. Total transaksi jelang penutupan mencapai Rp15,2 triliun dengan investor asing mencatatkan net foreign buy sejumlah Rp1,64 triliun di seluruh pasar.

CEO Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya menuturkan pola gerak IHSG terlihat kembali menuju rentang konsolidasi wajar setelah berhasil mencatatkan all-time high secara intraday.

"Hal ini terjadi usai rilis data perekonomian yang telah terlansir masih menunjukkan bahwa kondisi perekonomian berada dalam kondisi stabil dan terkendali, sehingga peluang kenaikan jangka pendek masih terbuka lebar," urainya, Jumat (11/2/2022).

Hal ini juga ditopang oleh masih tercatatnya capital inflow secara tahun berjalan yang kembali masuk ke dalam pasar modal Indonesia, hari ini IHSG berpotensi menguat terbatas.

Adapun sejumlah saham pilihan rekomendasi Indosurya diantaranya, TLKM, UNVR, BBNI, AALI, BBRI, ASRI, dan BMRI.

Secara terpisah, Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan menyampaikan IHSG akan bergerak dengan support 6.800 dan 6.777 serta resistance 6.860 dan 6.897 pada hari ini. 

"Pergerakan jelang akhir pekan akan minim sentimen dari data ekonomi. Investor masih mencermati kondisi kenaikan kasus Covid-19 di dalam negeri,” jelasnya. 

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

15:07 WIB

Akhir pekan, IHSG berakhir merah

IHSG parkir pada posisi 6.815,60 atau turun 0,12 persen. IHSG sempat mencatatkan posisi tertinggi pada level 6.825,06.

Tercatat, 208 saham menguat, 307 saham melemah dan 164 saham bergerak stagnan pada akhir perdagangan hari ini. 

14:47 WIB

Jelang penutupan, IHSG tenggelam

Menjelang penutupan, IHSG masih merah atau turun 0,45 persen di 6.793,14. 

Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak di kisaran 6.773,53 - 6.825,06. 

14:00 WIB

Masuk sesi II, IHSG jeblok

Masuk ke sesi II, IHSG makin tertekan dengan pelemahan 0,55 persen atau 37,51 poin ke 6.786,12. 

Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak di kisaran 6.773,53 - 6.825,06. 

11:59 WIB

IHSG sesi I melempem

IHSG parkir pada posisi 6.800,6 atau turun 0,34 persen. IHSG sempat mencatatkan posisi tertinggi pada level 6.825,06.

Tercatat, 192 saham menguat, 289 saham melemah dan 183 saham bergerak stagnan pada akhir sesi I perdagangan. 

10:17 WIB

IHSG tertahan di zona merah

IHSG terkoreksi 0,17 persen atau 11,66 poin ke 6.811,97 pada 10.17 WIB. 

Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak di kisaran 6.779,90 - 6.825,06. 

09:01 WIB

Loyo! IHSG dibuka merah

IHSG membuka perdagangan dengan melemah 0,10 persen atau 6,83 poin ke 6.816,80. 

Sebanyak 145 saham menguat, 117 saham merah dan 241 saham bergerak stagnan. 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG rekomendasi saham penggerak ihsg
Editor : Farid Firdaus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top