Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Investor Ritel Ini Borong Saham BUMI Tiap Hari, Kepemilikannya Tembus 7 Persen

Investor ritel Bambang Sihono menambah kepemilikan saham Bumi Resources (BUMI) sampai 10 hari perdagangan berturut-turut.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 28 Januari 2022  |  16:41 WIB
Operasional tambang batu bara kelompok usaha Bumi Resources. - bumiresources.com
Operasional tambang batu bara kelompok usaha Bumi Resources. - bumiresources.com

Bisnis.com, JAKARTA – Investor individu Bambang Sihono tercatat kembali menambah kepemilikan saham di emiten tambang milik Grup Bakrie, PT Bumi Resources Tbk. (BUMI). Dalam sepekan, Bambang menambah kepemilikan saham BUMI sampai lima kali.

Adapun, sepanjang Januari 2022 Bambang sudah menambah kepemilikan saham sebanyak 10 kali hingga kepemilikannya kini mencapai 7,34 persen.

Berdasarkan keterbukaan informasi BUMI di Bursa Efek Indonesia (BEI), pada Jumat (28/1/2022), Bambang baru saja menambah saham sebanyak 206,5 juta lembar saham. Dengan transaksi tersebut, kepemilikannya meningkat dari 7,07 persen menjadi 7,34 persen.

Adapun, secara nilai, Bambang memiliki total saham di BUMI sebanyak 5.454.950.200 saham atau setara dengan Rp414,57 miliar dengan nilai Rp76 per saham.

Sebelumnya, sepanjang Januari 2022 Bambang sudah menambah akumulasi saham di BUMI sampai lima kali, yakni pada 7 Januari 2022 sebanyak 58,8 juta saham, pada 10 Januari sebanyak 47 juta saham, pada 12 Januari 2022 sebanyak 30 juta saham, dilanjutkan pada 14 Januari 2022 sebanyak 102,9 juta saham, dan terakhir pada 18 Januari sebanyak 55,3 juta saham.

Bambang Sihono kemudian kembali menambah kepemilikan sahamnya pada 19 Januari 2022 sebanyak 3,04 juta, 20 Januari 2022 sebanyak 70 juta lembar, pada 24 Januari 2022 sebanyak 76,91 juta, 25 Januari 2022 sebanyak 6,8 juta, dan terakhir pada 26 Januari 2022 sebanyak 206,5 juta.

Bambang merupakan seorang investor ritel, atau investor individu dan berdomisili di Jakarta. Dengan suntikan pembelian saham dari Bambang saat ini total saham BUMI sebanyak Rp74,27 triliun.

Selain Bambang, HSBC Fund SVS A/C Chengdong dan Long Haul Holdings Ltd. Menjadi pemilik saham terbesar di BUMI dengan HSBC memegang 19,9 persen saham dan Long Haul Holdings sebanyak 4,14 persen. Sementara itu, 68,62 persen sisanya dipegang masyarakat.

Pada perdagangan Jumat (28/1/2022), saham BUMI tercatat sedang parkir di zona merah, turun 5 persen atau 4 poin ke Rp76. Sepanjang 2022 berjalan, harga sahamnya berhasil naik 13,43 persen. Namun, dalam setahun masih mencatatkan penurunan 1,30 persen.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

saham bumi resources investor ritel
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top