Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IHSG Menguat 0,7 Persen Sesi I, Investor Asing Incar BBCA dan KLBF

IHSG parkir pada posisi 6.627,57 di akhir sesi I, naik 0,7 persen atau 45,57 poin.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 08 November 2021  |  11:36 WIB
Karyawan memantau pergerakan harga saham di Kantor Mandiri Sekuritas,  Jakarta, Rabu (15/7/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Karyawan memantau pergerakan harga saham di Kantor Mandiri Sekuritas, Jakarta, Rabu (15/7/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau menguat pada penutupan perdagangan sesi I, Senin (8/11/2021).

Berdasarkan data Bloomberg, pada pukul 11.30 WIB IHSG parkir pada posisi 6.627,57 di akhir sesi I, naik 0,7 persen atau 45,57 poin. Kapitalisasi pasar terpantau pada Rp8.165,20 triliun.

Tercatat, 269 saham menguat, 224 saham melemah dan 174 saham bergerak ditempat. Investor asing membukukan net foreign buy sebesar Rp254,91 miliar.

Investor asing tercatat membeli saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar Rp186 miliar, atau terbanyak hingga penutupan sesi I. Menyusul dibelakangnya adalah PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) senilai Rp46,9 miliar dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) sebesar Rp18,9 miliar.

Sebelumnya, Direktur MNC Asset Management Edwin Sebayang mengungkapkan di awal minggu ini, ada peluang IHSG untuk menguat dengan dorongan cukup banyaknya sentimen positif yang lalu-lalang.

Mulai dari penguatan indeks Dow Jones (DJIA) sebesar 0,56 persen, indeks harga saham emiten asal Indonesia yang diperdagangkan di bursa Amerika Serikat I Shares MSCI Indonesia ETF (EIDO) naik 0,86 persen.

Sentimen lain ungkap Edwin adalah naiknya beberapa harga komoditas seperti; minyak naik 3,21 persen, emas naik 1,44 persen, batu bara naik 1,09 persen, nikel naik 1,47 persen dan timah naik 1,56 persen.

Kenaikan harga komoditas tersebut ungkapnya di tengah turunnya yield obligasi Amerika Serikat dengan tenor 10 tahun.

Di sisi lain dia mengungkapkan bahwa nilai tukar rupiah terhadap dolar AS juga mulai terapresiasi.

“Di awal minggu ini, Senin, ada peluang IHSG untuk menguat didorong cukup banyaknya sentimen positif yang lalu-lalang,”ungkap Edwin dalam publikasi riset dikutip Senin (8/11/2021).

Edwin pun memprediksi IHSG hari ini akan bergerak di rentang 6.528 - 6.623, dan rupiah di rentang Rp14.050 - Rp14.390 per dolar AS


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI bca kalbe farma
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top