Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Didukung Penurunan PPh Bunga Obligasi, Lelang Sukuk Besok Diprediksi Tetap Ramai

Insentif keringanan PPh bunga obligasi untuk investor domestik membuat kondisi pasar obligasi semakin kondusif jelang lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) pada Selasa besok.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 06 September 2021  |  17:06 WIB
Didukung Penurunan PPh Bunga Obligasi, Lelang Sukuk Besok Diprediksi Tetap Ramai
ilustrasi investasi obligasi
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Lelang Sukuk Negara pada Selasa (7/9/2021) besok diprediksi tetap semarak seiring dengan kehadiran insentif keringanan Pajak Penghasilan (PPh) bunga obligasi untuk investor domestik.

Associate Director Fixed Income Anugerah Sekuritas Ramdhan Ario Maruto mengatakan, munculnya insentif keringanan PPh bunga obligasi untuk investor domestik membuat kondisi pasar obligasi semakin kondusif jelang lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) pada Selasa besok.

Ramdhan menuturkan, selama beberapa pekan terakhir kondisi pasar SBN Indonesia cenderung positif.

Data dari laman Asian Bonds Online ADB mencatat, tingkat imbal hasil Surat Utang Negara Indonesia seri acuan 10 tahun berada pada kisaran 6,1 persen. Selama 1 pekan terakhir, yield SUN Indonesia tercatat menguat 7,8 basis poin.

Selain itu, prospek lelang besok juga turut ditopang oleh tren pemulihan ekonomi yang mulai terlihat di Indonesia. Menurutnya, salah satu indikator sentimen ini adalah mulai menurunnya angka kasus positif virus corona selama beberapa hari belakangan.

“Sepertinya, penawaran yang masuk pada lelang besok masih akan sama seperti 2 pekan sebelumnya, yaitu pada rentang Rp40 triliun – Rp50 triliun,” katanya saat dihubungi, Senin (6/9/2021).

Sementara itu, Senior Economist Samuel Sekuritas Fikri C. Permana menuturkan, minat investor pada lelang besok akan tetap tinggi mengingat jumlah penerbitan SBN Indonesia yang hampir memenuhi target untuk tahun 2021.

“Tahun ini penerbitan yang tersisa hanya sekitar Rp100 triliun – Rp150 triliun dan diperkirakan habis pada bulan November,” jelasnya.

Ia mengatakan, investor akan cukup antusias mengikuti lelang dengan pemberlakuan keringanan PPh bunga obligasi. Apalagi, tingkat likuiditas investor domestik saat ini terbilang melimpah.

Hal ini juga didukung oleh mulai masuknya capital inflow ke pasar SBN Indonesia. Fikri menuturkan, hingga 2 September lalu, investor asing mencatatkan net inflow sekitar Rp10 triliun ke pasar SUN Indonesia.

Seiring dengan hal tersebut, Fikri memprediksi hasil lelang sukuk besok akan berada di kisaran Rp50 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

insentif pph sukuk negara surat berharga syariah negara lelang sukuk
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top