Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Kebijakan Tiga Anak Angkat Bursa China

Beijing telah membatalkan kebijakan satu anak yang telah berusia puluhan tahun pada 2016, menggantinya dengan batasan dua anak untuk mencoba dan mencegah risiko ekonomi dari populasi yang menua dengan cepat.
Salah satu layar perdagangan di bursa saham China./Bloomberg
Salah satu layar perdagangan di bursa saham China./Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA— Bursa China menguat pada sesi Selasa (1/6/2021) tertolong oleh kenaikan harga saham perusahaan perawatan kesehatan seiring dengan respons investor terhadap kebijakan tiga anak China.

Dilansir dari Antara Selasa (1/6/2021), Indeks saham unggulan CSI300 naik 0,2 persen menjadi 5.341,68 sedangkan Shanghai Composite Index naik 0,3 persen menjadi 3.624,71.

Papan pengembangan Shenzhen ChiNext tergelincir 0,3 persen, sementara indeks STAR50 yang berfokus pada teknologi Shanghai menguat 1,2 persen. Memimpin kenaikan, indeks perawatan kesehatan CSI300 naik 1,7 persen.

Pasangan China yang sudah menikah dapat memiliki hingga tiga anak, China mengumumkannya pada hari Senin (31/5/2021). Beijing telah membatalkan kebijakan satu anak yang telah berusia puluhan tahun pada 2016, menggantinya dengan batasan dua anak untuk mencoba dan mencegah risiko ekonomi dari populasi yang menua dengan cepat.

Harga saham perusahaan Jiangsu Aoyang Health Industry Co Ltd, Shanghai Aiyingshi, Beingmate Co Ltd, Changchun High & New Technology Industries Group Inc, dan Goldlok Holdings Guangdong Co Ltd naik antara 5,2 persen hingga 10 persen.

Kendati demikian, analis dan pialang memprediksi dampak terbatas dari perubahan kebijakan di pasar secara keseluruhan.

"Kebijakan tiga anak dapat berdampak pada pertumbuhan ekonomi jangka panjang China, sementara stimulusnya dapat dibatasi bagi mereka yang sudah memiliki dua anak," ujar Luo Kun, Manajer Investasi Chasing Securities.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Newswire
Sumber : Antara
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper