Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sedikit Demi Sedikit, Dato Low Tuck Kwong Tambah Lagi Saham BYAN

Sepanjang tahun berjalan 2021, Bisnis mencatat Dato telah melakukan 16 transaksi pembelian saham BYAN.
Finna U. Ulfah
Finna U. Ulfah - Bisnis.com 31 Mei 2021  |  18:01 WIB
Aktivitas di pelabuhan PT Bayan Resources Tbk. Istimewa
Aktivitas di pelabuhan PT Bayan Resources Tbk. Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Pendiri sekaligus pemegang saham utama PT Bayan Resources Tbk. (BYAN) kembali menambah kepemilikan sahamnya di perusahaan tambang batu bara tersebut.

Dalam keterbukaan informasi di laman resmi Bursa Efek Indonesia (BEI), konglomerat Dato Low Tuck Kwong membeli 94.900 saham BYAN.

Dato Low Tuck Kwong membeli saham BYAN senilai Rp15.272,23 per saham yang ditransaksikan pada 24-28 Mei 2021.

Dengan demikian, total transaksi yang dilakukan pendiri BYAN ini sekitar Rp1,44 miliar. Status kepemilikan saham ialah langsung.

Dari transaksi itu, kepemilikan Dato Low Tock Kwong di BYAN pun meningkat dari 1.834.298.830 saham menjadi 1.834.393.730 atau sebesar 55,03 persen dari total keseluruhan saham BYAN.

Adapun, salah satu dari 15 besar orang terkaya di Indonesia pada 2020 dengan total kekayaan Rp17,6 triliun itu kerap menambah kepemilikan sahamnya di BYAN, sedikit demi sedikit.

Sepanjang tahun berjalan 2021, Bisnis mencatat Dato telah melakukan 16 transaksi pembelian saham BYAN dengan kisaran pembelian mulai dari 1.500 saham hingga 20 juta saham.

Pada awal 2021, total kepemilikan saham BYAN oleh Dato Low tuck Kwong masih di posisi 54,03 persen.

Di lantai bursa, pada perdagangan Senin (31/5/2021) saham BYAN parkir di posisi Rp14.150 per saham, terkoreksi 6,91 persen atau Rp1.050. Sepanjang tahun berjalan 2021, BYAN terkoreksi 8,56 persen. Kapitalisasi pasar BYAN saat ini mencapai Rp47,17 triliun.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bayan resources pemegang saham
Editor : Farid Firdaus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top