Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ant Group, Korporasi Jack Ma Cetak Laba US$3,4 Miliar Setelah IPO Dibatalkan

Total laba yang dihasilkan Ant Group Co. sebesar 21,8 miliar yuan atau sekitar US$3,4 miliar, naik 50 persen dari 14,5 miliar yuan dalam tiga bulan sebelumnya.
Asteria Desi Kartika Sari
Asteria Desi Kartika Sari - Bisnis.com 14 Mei 2021  |  11:47 WIB
Salah satu karyawan di kantor Ant Group - Bloomberg
Salah satu karyawan di kantor Ant Group - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Laba Ant Group Co. naik menjadi US$3,4 miliar pada kuartal akhir 2020 setelah regulator China menggagalkan rekor penawaran umum perdana (IPO).

Dilansir Bloomberg, Jumat (14/5/2021), perusahaan raksasa fintech milik miliarder Jack Ma menyumbang hampir 7,2 miliar yuan untuk pendapatan Alibaba Group Holding Ltd. Berdasarkan perhitungan bahwa ada sepertiga saham Alibaba di Ant, artinya total laba yang dihasilkan perusahaan sebesar 21,8 miliar yuan atau sekitar US$3,4 miliar, naik 50 persen dari 14,5 miliar yuan dalam tiga bulan sebelumnya.

Penghitungan tersebut menggarisbawahi kekuatan pendapatan Ant yang dibanggakan sebelum pihak berwenang menuntut perusahaan fintech terbesar di China melipat bisnis keuangannya menjadi perusahaan induk, dan membatasi prospek pertumbuhannya.

Regulator telah mengeluarkan serangkaian proposal yang mengancam untuk mengekang dominasi Ant dalam pembayaran online dan mengurangi ekspansinya ke dalam peminjaman konsumen dan pengelolaan kekayaan.

Sementara itu, Pimpinan Eric Jing telah berjanji bahwa perusahaan pada akhirnya akan go public, nampaknya nilainya jauh lebih rendah daripada sebelum tindakan keras yang membuat IPO dihentikan pada bulan November.

Fidelity Investments menurunkan separuh estimasi valuasinya untuk Ant menjadi sekitar US$ 144 miliar pada Februari, dibandingkan dengan US$295 miliar yang ditetapkan pada Agustus.

Pemerintah memberlakukan batasan luas pada divisi keuangan 13 perusahaan termasuk Tencent Holdings Ltd. dan ByteDance Ltd. Unit JD.com Inc., Meituan dan Didi Chuxing, dan juga di antara perusahaan yang dipanggil ke pertemuan di mana regulator membagikan persyaratan kepatuhan yang lebih ketat pada bulan April.

Afiliasi perusahaan Alibaba, melaporkan kerugian pertamanya dalam sembilan tahun, berjanji akan menaikkan pengeluaran untuk ekspansi tahun depan di bidang teknologi dan perdagangan komunitas.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

alibaba jack ma Ant Group
Editor : Ropesta Sitorus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top