Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Produsen Perhiasan Hartadinata (HRTA) Dirikan Holding Gadai

Presiden Direktur Hartadinata Abadi Sandra Sunanto mengatakan bahwa perseroan melihat potensi bisnis yang cerah dari bisnis gadai sehingga diyakini dapat berkontribusi baik untuk keseluruhan pendapatan.
Finna U. Ulfah
Finna U. Ulfah - Bisnis.com 08 April 2021  |  14:59 WIB
Direktur Utama PT Hartadinata Abadi Tbk Sandra Sunanto memperlihatkan koleksi perhiasan emas di toko emas ACC, di Blok M Square, Jakarta, Selasa (5/9). - JIBI/Felix Jody Kinarwan
Direktur Utama PT Hartadinata Abadi Tbk Sandra Sunanto memperlihatkan koleksi perhiasan emas di toko emas ACC, di Blok M Square, Jakarta, Selasa (5/9). - JIBI/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten produsen perhiasan, PT Hartadinata Abadi Tbk., semakin serius menggenjot lini bisnis gadai sebagai salah satu upaya untuk memacu kinerja.

Hal tersebut sejalan dengan peluncuran anak usaha PT Gemilang Hartadinata Abadi sebagai holding bisnis gadai emiten berkode saham HRTA.

Presiden Direktur Hartadinata Abadi Sandra Sunanto mengatakan manajemen melihat potensi bisnis yang cerah dari bisnis gadai sehingga diyakini dapat berkontribusi baik untuk keseluruhan pendapatan perseroan.

“Ini akan jadi tantangan sendiri bagi perseroan untuk masuk ke bisnis gadai. Namun, ini satu unit bisnis yang potensial untuk kami tekuni, banyak potensi di Indonesia ke depan tidak gadai konvensional tapi ada produk lain,” ujar Sandra saat peluncuran Gadai Hartadinata Abadi secara daring pada Kamis (8/4/2021).

Adapun, PT Gemilang Hartadinata Abadi akan menjadi holding dari entitas usaha gadai HRTA di 4 provinsi Indonesia yang telah memperoleh izin usaha dari OJK, yaitu Jawa Barat, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Direktur Utama PT Gemilang Hartadinata Abadi Cuncun Muliawan, mengatakan bahwa keputusan perseroan untuk mengembangkan bisnis gadai juga didasarkan pada kebutuhan ekonomi yang sangat besar, terutama dari kelompok menengah ke bawah, petani, nelayan, serta pemilik UMKM yang memerlukan modal usaha yang cepat dan mudah.

“Selain itu, budaya masyarakat Indonesia yang gemar menabung dan berinvestasi logam mulia serta perhiasan emas juga menjadi salah satu faktor pendorong bisnis gadai ini,” ujar Cuncun.

Sementara itu, Direktur Bisnis dan Operasional PT Gemilang Hartadinata Abadi Agus Mardiko Luhur Budiantoro menjelaskan bahwa Gadai Hartadinata Abadi menyediakan aneka solusi emas yang dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat dengan cepat, mudah, aman dan terpercaya, seperti modal usaha, biaya sekolah maupun biaya pengobatan.

Layanan Gadai Hartadinata Abadi terbagi dalam enam pilihan yaitu Gadai Regular, Gadai Opsional, Karisma, GHA-Fidusia, Jual Beli LM HRTA, dan Jasa Penaksiran.

Gadai Regular adalah layanan penyediaan dana cash dengan cara menjaminkan emas dalam bentuk perhiasan atau logam mulia dengan tenor maksimal 120 hari.

Gadai Opsional adalah layanan gadai biasa yang menyediakan dana cash bagi nasabah yang memiliki perputaran dana cepat seperti usaha kecil dan dapat disesuaikan dengan jangka waktu pinjaman sesuai keinginan nasabah (harian, mingguan, bulanan).

Jaminan dapat ditebus setiap saat jika nasabah berkehendak untuk melunasi. Karisma adalah kelompok arisan emas sebagai sarana edukasi dan literasi emas sebagai alat pelindung nilai bagi masyarakat.

GHA-Fidusia adalah layanan fidusia bagi nasabah yang memiliki usaha mikro dan kecil dengan jaminan BPKB motor dan atau mobil. Jual Beli LM HRTA adalah layanan jual beli produk LM Hartadinata Abadi, dengan cara beli dan jual putus sehingga Perseroan mendapatkan fee based income.

“Selain itu, juga ada layanan Jasa Penaksiran yang merupakan jasa penilaian emas perhiasan atau logam mulia bagi masyarakat untuk mengetahui kadar emas perhiasan atau logam mulia yang dimiliki,” ujar Agus.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Harga Emas Hari Ini Kinerja Emiten gadai Hartadinata Abadi
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top