Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kinerja 2020 Turun, ITMG Tetap Royal Bagi Dividen 90 Persen dari Laba

RUPST itu menyetujui dan menetapkan penggunaan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar US$35,5 juta sebagai dividen final kepada pemegang saham.
Finna U. Ulfah
Finna U. Ulfah - Bisnis.com 06 April 2021  |  16:21 WIB
Direktur Utama PT Indo Tambangraya Megah Tbk Kirana Limpaphayom (dari kiri) dan Direktur Mulianto menjawab pertanyaan wartawan, usai Rapat umum pemegang saham tahunan perseroan, di Jakarta, Senin (25/3/2019). - Bisnis/Endang Muchtar
Direktur Utama PT Indo Tambangraya Megah Tbk Kirana Limpaphayom (dari kiri) dan Direktur Mulianto menjawab pertanyaan wartawan, usai Rapat umum pemegang saham tahunan perseroan, di Jakarta, Senin (25/3/2019). - Bisnis/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten pertambangan batu bara, PT Indo Tambangraya Megah Tbk., siap menebar dividen US$35,5 juta untuk tahun buku 2020.

Hal tersebut diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang saham Tahunan (RUSPT) perseroan yang digelar pada Selasa (6/4/2021).

Yulius Gozali, Direktur Komunikasi Korporat dan Hubungan Investor Indo Tambangraya Megah, menyampaikan RUPST menyetujui dan menetapkan penggunaan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar US$35,5 juta sebagai dividen final kepada pemegang saham.

"Jumlah itu setara dengan 90 persen dari laba bersih US$39,5 juta yang dikantongi perseroan pada 2020," paparnya dalam keterangan resmi, Selasa (6/4/2021).

Untuk diketahui, emiten berkode efek ITMG itu hanya mengantongi pendapatan sebesar US$1,18 miliar pada 2020. Realisasi itu turun 30,9 persen dibandingkan dengan US$1,71 miliar tahun 2019.

Sejalan dengan pelemahan pendapatan, ITMG membukukan penurunan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada entitas induk 74,6 persen secara tahunan menjadi sebesar US$33,28 juta dibandingkan dengan perolehan laba 2019 sebesar US$131,25 juta.

Adapun, sebesar US$22,8 juta dari laba bersih atau setara dengan Rp307 per saham telah didistribusikan kepada pemegang saham sebagai dividen interim tunai pada 24 November 2020.

“Sisanya sebesar US$12,7 juta setara dengan Rp167 per saham berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia 26 Maret 2021 akan didistribusikan dalam bentuk dividen tunai kepada pemegang saham pada 29 April 2021 dengan recording date 16 April 2021,” imbuh Yulius.

Di sisi lain, sisa laba bersih perseroan akan ditambahkan pada pos laba ditahan guna mendukung pengembangan operasi perseroan.

Adapun, ITMG dikenal sebagai emiten yang konsisten dan royal membagikan pemanis kepada pemegang saham. Hal itu tercermin dari ITMG yang menetap sebagai konstituen indeks High Dividen 20 di Bursa Efek Indonesia.

Jumlah pembagian dividen oleh ITMG untuk tahun buku 2020 sesungguhnya lebih rendah dibandingkan dengan jumlah dividen yang dibagikan untuk tahun buku 2019. Kendati demikian, dividen payout ratio (DPR) tahun buku 2020 lebih besar dibandingkan 2019.

Tahun lalu, pemegang saham ITMG menetapkan penggunaan laba bersih senilai US$129,42 juta untuk tahun buku 2019. Total dividen tunai yang akan dibagikan kepada pemegang saham senilai US$97 juta. Jumlah itu setara dengan 75 persen dari laba bersih tahun buku 2019.

Berdasarkan catatan Bisnis, rasio pembayaran dividen ITMG untuk kinerja tahun buku 2019 lebih rendah dari sebelumnya. Pasalnya, perseroan membagikan 101 persen keuntungan tahun buku 2018.

Jumlah itu juga rendah dari rasio pembayaran dividen ITMG dalam rerata 10 tahun terakhir sebesar 92 persen.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dividen emiten tambang indo tambangraya megah
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top