Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tak Betah di Zona Merah, Saham BUMN Karya Balik ke Zona Hijau

Sejumlah saham BUMN Karya berbalik menguat siang ini setelah cenderung anjlok kemarin.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 06 April 2021  |  12:49 WIB
Tak Betah di Zona Merah, Saham BUMN Karya Balik ke Zona Hijau
Pekerja menggunakan alat berat beraktivitas di proyek infrastruktur milik salah satu BUMN Karya di Jakarta, Kamis (13/2/2020). Bisnis - Arief Hermawan P
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Saham emiten kontraktor pelat merah atau BUMN Karya mulai bangkit pada perdagangan hari ini, Selasa (6/4/2021).

Berdasarkan pantauan dari Bloomberg, saham PT Adhi Karya (Persero) Tbk. memimpin penguatan sebesar 3,35 persen menjadi Rp1.080 pada akhir perdagangan sesi I, Selasa (6/4/2021).

Selanjutnya saham PT PP (Persero) Tbk. menyusul dengan penguatan 1,56 persen menjadi Rp1.300 dan saham PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. naik 0,70 persen menjadi Rp1.440.

Sementara saham PT Waskita Karya (Persero) Tbk. menguat terbatas 0,47 persen menjadi Rp1.060.

Kepala Riset Mirae Asset Sekuritas Hariyanto Wijaya menunjukkan saham-saham BUMN Karya menjadi pemberat langkah IHSG pada perdagangan Senin (5/4/2021) lantaran penurunannya mendekati batas bawah auto reject.

“[Pelemahan saham BUMN Karya] kemarin menanggapi melemahnya pendapatan kuartal IV/2020 dan artikel mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan yang mengkritik BUMN konstruksi karena hutang mereka yang cukup besar,” tulis Hariyanto dalam riset harian, Selasa (6/4/2021).

Terbaru, Adhi Karya melaporkan pendapatan Rp10,82 triliun di sepanjang 2020. Berdasarkan laporan keuangan per Desember 2020, realisasi pendapatan Adhi Karya itu turun 29,27 persen dibandingkan perolehan pada tahun sebelumnya Rp15,30 triliun.

Walaupun beban pokok pendapatan ADHI berkurang 29,91 persen secara tahunan menjadi Rp9,09 triliun dari sebelumnya Rp12,97 triliun, laba perseroan tak dapat menghindar dari tekanan.

ADHI mencatatkan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk senilai Rp23,97 miliar atau anjlok 96,39 persen dari laba sebelumnya Rp663,80 miliar.

Kemarin, sejumlah saham emiten BUMN karya dan anak usahanya mengisi jajaran 10 saham yang mengalami penurunan harga signifikan atau top losers.

10 Saham Top Losers 5 April 2021
Kode EmitenHarga Penutupan SebelumnyaHarga Penutupan SelasaPerubahan

APEX

575

535

-6,96

AGRS

374

348

-6,95

PPRO

72

67

-6,94

IDPR

260

242

-6,92

BNBA

1.520

1.415

-6,91

PTPP

1.375

1.280

-6,91

CBMF

262

244

-6,87

WTON

320

298

-6,87

INPP

800

745

-6,87

SRIL

204

190

-6,86

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

saham adhi karya waskita karya ptpp bumn karya
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top