Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

IHSG Bergerak Fluktuatif, Asing Lepas BBRI Borong TLKM

IHSG sempat dibuka menguat, namun pada pukul 09.06 WIB IHSG berbalik melemah 0,15 persen atau 9,28 poin ke level 6.002,33.
Pengunjung melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (22/3/2021). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Pengunjung melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (22/3/2021). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham gabungan (IHSG) bergerak cukup fluktuatif pada awal perdagangan Senin (5/4/2021), meskipun sempat dibuka di zona hijau.

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG mengawali perdagangan dengan pengauatan 0,48 persen atau 28,6 poin ke level 6.040,05 pada sesi preopening hari ini.

Kemudian pada pukul 09.01, IHSG terpantau bergerak menguat 0,57 persen atau 34,88 poin ke level 6.044,09. Sebanyak 211 saham menguat, 48 melemah , dan 196 saham lainnya stagnan.

Namun pada pukul 09.06 WIB, IHSG berbalik melemah 0,15 persen atau 9,28 poin ke level 6.002,33.

Tim riset MNC Sekuritas memproyeksi indeks harga saham gabungan (IHSG) masih berpeluang melanjutkan penguatannya tetapi cenderung terbatas untuk menguji level 6.050-6.200. 

“Selama IHSG tidak terkoreksi kembali ke bawah 5.892 terlebih 5.375, maka koreksi IHSG cenderung terbatas dan berpeluang menguat ke area 6.050-6.200.,” tulis MNC Sekuritas dikutip dari riset hariannya, Senin (5/4/2021).

Investor asing mencatatkan aksi jual bersih atau net sell senilai Rp174 miliar pada awal perdagangan hari ini, dengan porsi terbesar pada saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) dengan total net sell rp142,4 miliar.

Menyusul setelahnya, investor asing juga melepas saham PT Bank Central Asia Tbk (BBRI) dengan nilai net sell Rp12 miliar.

Di sisi lain, investor asing terpantau mengincar saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dengan net sell masing-masing sebesar Rp3,3 miliar dan 2,5 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper