Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Live

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Kamis 1 April 2021

Selama tidak menembus support 5,735, maka IHSG berpeluang menguat ke area 6,050-6,200.
Dhiany Nadya Utami
Dhiany Nadya Utami - Bisnis.com 01 April 2021  |  15:03 WIB
Pengunjung melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (22/3/2021). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Pengunjung melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (22/3/2021). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA — Indeks harga saham gabungan (IHSG) berpeluang rebound kembali ke atas level 6.000 pada perdagangan Kamis (1/4/2021), setelah finis di zona merah untuk hari perdagangan ketiga berturut-turut.

Pada penutupan perdagangan Rabu (31/3/2021) indeks komposit parkir di level 5985,52 setelah terkoreksi 85,92 poin atau 1,42 persen dibandingkan penutupan sebelumnya. Indeks terus melemah sejak awal perdagangan hingga jebol ke bawah level psikologis 6.000.

Hampir seluruh sektor kompak memerah kecuali sektor infrastruktur yang berhasil ditutup positif 0,28 persen. Adapun sektor industri dasar dan sektor keuangan menjadi yang paling dalam terkoreksi, masing-masing -2,76 persen dan -2,28 persen.

Sementara itu dari seluruh saham yang diperdagangkan hanya 118 yang mampu menguat, sedangkan 396 melemah, dan 120 stagnan.

Kapitalisasi pasar di akhir perdagangan menyentuh Rp7095,93 triliun. Total transaksi yang teercatat Rp12,13 triliun, yang mana investor asing mencatatkan aksi jual bersih mencapai Rp1,11 triliun di seluruh pasar.

Analis Sucor Sekuritas Hendriko Gani mengatakan sentimen utama penekan indeks masih sama dengan sesi perdagangan sebelumnya, yakni berita mengenai rencana BPJS Ketenagakerjaan untuk menarik investasinya dari instrumen saham dan reksa dana.

“Ditambah adanya foreign outflow juga dari IHSG,” katanya Rabu, (31/3/2021)

Pelemahan indeks komposit lebih disebabkan oleh sentimen dalam negeri karena sentimen dari global relatif mereda, terlihat dari bursa regional yang hanya terkoreksi rendah.

Terpisah, Analis Binaartha Sekuritas Nafan Aji menyebut pergerakan IHSG kian berat akibat dibayangi beragam sentimen negatif, termasuk kabar dari aksi investasi BPJS Ketenagakerjaan.

Nafan juga menyebut dampak daripada Archegos Capital Management yang gagal memenuhi margin call turut memberikan sentimen negatif yang memberatkan kinerja IHSG.

Menurutnya, sentimen-sentimen tersebut menambah tekanan bagi indeks yang mulai goyah terkena pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani mengenai proyeksi pertumbuhan ekonomi kuartal I/2021 yang masih minus antara -1 persen hingga -0,1 persen.

Selain itu, secara umum Nafan menilai market juga masih khawatir perihal mutasi COVID-19 secara domestik dan global, perpanjangan kebijakan PPKM Mikro hingga 5 April 2021, dan lockdown di beberapa negara Eropa.

CEO PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya menyampaikan pergerakan IHSG terlihat masih dibayangi oleh gelombang tekanan. Namun, peluang teknikal rebound masih terlihat dalam pola gerak IHSG.

Investor asing masih cenderung mencatatkan capital inflow yang menunjukkan kepercayaan terhadap pasar modal Indonesia. Jika terjadi momentum koreksi wajar para investor masih dapat melakukan akumulasi pembelian dengan target jangka pendek.

"Hari ini IHSG berpotensi melemah terbatas dalam rentang 5.827-6.088," paparnya dalam publikasi riset.

Rekomendasi saham pilihannya hari ini adalah TLKM, ICBP, AKRA, UNVR, KLBF, SRIL, TBIG.

Tim riset MNC Sekuritas dalam publikasi risetnya menuliskan menutup bulan Maret kemarin (31/3), IHSG kembali ditutup terkoreksi sebesar 1,4 persen ke level 5,985 dengan tekanan jual yang sudah relatif berkurang dibandingkan hari-hari sebelumnya.

Diperkirakan pergerakan IHSG sudah berada di akhir wave [c] dari wave 2, meskipun terkoreksi, penurunan IHSG sudah relatif terbatas ke area 5,830-5,870 untuk menguji fibo cluster.

Selama tidak menembus support 5,735, maka IHSG berpeluang menguat ke area 6,050-6,200. Level support 5,830, 5,735, dan level resistan 6,230, 6,390.

MNC Sekuritas merekomendasikan spekulasi beli saham AKRA, serta buy on weakness saham BBCA, GGRM, dan INCO.

Simak pergerakan IHSG hari ini secara live.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

15:01 WIB

IHSG ditutup menguat

IHSG ditutup naik 0,43 persen atau 25,93 poin menjadi 6.011,46.

Sepanjang hari ini, indeks bergerak di rentang 5.960,82-6.020,16.

13:48 WIB

Awal sesi II, IHSG menghijau

Pukul 13.48 WIB, IHSG naik 0,02 persen atau 1,41 poin menjadi 5.986,93.

Sepanjang hari ini, indeks bergerak di rentang 5.960,82-6.020,16.

11:30 WIB

Akhir sesi I, IHSG turun

Pukul 11.30 WIB atau akhir sesi I, IHSG turun 0,23 persen atau 13,57 poin menjadi 5.971,95.

Sepanjang pagi ini, indeks bergerak di rentang 5.960,82-6.020,61.

10:10 WIB

IHSG sentuh zona merah

Pukul 10.10 WIB, IHSG koreksi 0,03 persen atau 1,99 poin menjadi 5.983,53.

Sepanjang pagi ini, indeks bergerak di rentang 5.967,98-6.020,16.

08:56 WIB

Preopening, IHSG Melaju

Preopening, IHSG naik tipis 2,5 poin atau 0,04 persen menjadi 5.988,02.

Dari seluruh saham Indeks LQ45, 20 saham naik, 5 saham turun, dan 20 saham stagnan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI rekomendasi saham
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top