Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Menilik Target Ambisius KPIG dan MSIN di MNC Lido City Hingga 2024

Pengembangan MNC Lido City bakal dilakukan bertahap dan kemungkinan rampung sempurna dalam 20 tahun.
MNC Lido City
MNC Lido City

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten dengan kode ticker KPIG yakni PT MNC Land Tbk. menargetkan jumlah pengunjung sebanyak 3–4 juta orang per tahun hingga 2024 di MNC Lido City.

Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo mengatakan pada tahap awal ini dua entitas Grup MNC sudah mulai melakukan pembangunan.

MNC Land selaku pemilik proyek MNC Lido City akan membangun sejumlah venue seperti MNC Music & Arts Center, lapangan golf, dan taman bunga bertajuk World Garden di MNC Lido City.

Sementara itu, PT MNC Studios International Tbk. (MSIN) membangun Movieland sebagai tempat syuting drama dan film,

“Harapan kami kalau selesai sampai 2024, bisa menghadirkan 3–4 juta pengunjung setiap tahun,” kata Hary Tanoe dalam kata sambutan acara peletakan batu pertama pembangunan Lido Music & Arts Center di MNC Lido City, Rabu (10/3/2021).

Adapun, MNC Lido City merupakan proyek entertainment hospitality terintegrasi yang akan dibangun di lahan seluas 3.000 hektare. Hary Tanoe  yang juga menjabat direktur utama MNC Land menyebut pengembangan bakal dilakukan bertahap dan kemungkinan rampung sempurna dalam 20 tahun.

Untuk tahap pertama, emiten dengan kode saham KPIG itu akan menggarap venue di lahan seluas 700 hektare terlebih dahulu. Pengembangan tahap pertama ini disebut Hary Tanoe ditargetkan selesai dalam 5 tahun.

Terbaru, MNC Land telah melakukan peletakan batu pertama (ground breaking) pembangunan Lido Music & Arts Center pada Rabu (10/3/2021). 

Pada kuartal II/2021, Hary Tanoe menyebut bakal melakukan ground breaking lagi untuk pembangunan taman bunga bertajuk World Garden yang terinspirasi dari Miracle Garden Dubai.

Sementara proyek yang sudah berjalan saat ini adalah pembangunan lapangan golf beserta club-nya. MNC Land menargetkan lapangan golf ini bisa dibuka dan beroperasi mulai tahun depan.

Sedangkan proyek paling besar yaitu taman bermain disebut Hary Tanoe belum menjadi prioritas dalam waktu dekat. Pasalnya, pembangunan theme park ini akan memakan waktu cukup lama dengan dana yang lebih besar.

“Kalau itu bisa terwujud semua tentunya akan baik untuk masyarakat Bogor dan Sukabumi karena tidak mungkin kawasan kami saja bisa menampung [pengunjung]. Mudah-mudahan ini bisa baik untuk kita semua,” ujar Hary Tanoe.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Dwi Nicken Tari
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper