Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kabar Emiten : Rapor Hijau di Tengah Pandemi

Kinerja emiten menjadi sorotan Bisnis Indonesia edisi 2 Maret 2021. Di tengah tekanan pandemi Covid-19, sejumlah emiten ternyata mampu mencetak kinerja cemerlang.
Ika Fatma Ramadhansari
Ika Fatma Ramadhansari - Bisnis.com 02 Maret 2021  |  08:01 WIB
Pengunjung melintas di depan papan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (24/6/2020). Bisnis - Abdurachman
Pengunjung melintas di depan papan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (24/6/2020). Bisnis - Abdurachman

Bisnis.com, JAKARTA - Kabar dari emiten dan pelaku pasar menjadi sorotan harian Bisnis Indonesia edisi hari ini, Selasa (2/3/2021), mulai dari tantangan emiten unggas yang mereda.

Selain itu beberapa emiten juga mengatur strategi bertahan selama masa pandemi Covid-19. Bahkan SMGR diprediksi akan mengantongi laba yang lebih besar.

Berikut beberapa rincian isu-isu terkini seputar emiten di Indonesia:

  1. Tantangan Emiten Unggas Mereda

Ekspektasi pemulihan daya beli pada 2021 diharapkan dapat mengerek kinerja emiten unggas. Ekspansi fasilitas produksi hingga memperluas pasar ekspor menjadi strategi yang disiapkan tahun ini. Tekanan yang dihadapi emiten unggas tercermin pada kinerja keuangan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA). Laporan keuangan 2020, JPFA membukukan penurunan pendapatan 4,9 persen yoy menjadi Rp36,96 triliun.

  1. Capex MEDC Moderat

PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) mengalokasikan belanja modal capital expenditure (capex) US$215 juta pada 2021. Capex ini tercatat lebih rendah dari tahun sebelumnya yaitu US$240 juta.  Tercatat saham MEDC parkir di level Rp700 dan menguat 10,24 persen year to date.

  1. SIMP Raup Untung

Membaiknya kinerja PT Salim Ivomas Pratama Tbk. (SIMP) selama tahun lalu ditopang maraknya kegiatan di rumah saja. Berkat itu, Produsen minyak goreng ini pun berhasil membalik rugi menjadi untung. Namun Direktur Utama Salim Ivomas Pratama Mark Wakeford menyatakan segmen industrial terpengaruh oleh permintaan dari hotel, restoran, dan katering.

  1. Kantong Laba SMGR Kian Tebal

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. (SMGR) pada masa pandemi Covid-19 masih mampu mengantongi pertumbuhan laba bersih tercatat naik 16,72 persen yoy menjadi Rp2,79 triliun pada 2020. Kantong emiten plat merah itu berpotensi makin tebal pada tahun ini sejalan dengan volume penjualan semen yang berangsur pulih.

  1. Segmen Residensial Topang BSDE

PT Bumi Serpong Damai Tbk. (BSDE) menargetkan kontribusi segmen residensial terhadap prapenjualan pada 2021 dapat mencapai Rp4,4 triliun atau 62,85 persen dari total target Rp7 triliun. Direktur Bumi Serpong Damai Herman Wijaya mengatakan akan memaksimalkan angka penjualan dari penjualan unit/lot properti yang dimiliki perusahaan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kabar pasar Kabar Emiten
Editor : Rivki Maulana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top