Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Indeks LQ45 Koreksi, Saham INKP dan UNVR Melejit, Saham ANTM ARB Lagi

Pada sesi I, Indeks LQ45 turun 0,58 persen atau 5,79 poin menjadi 992,47. Sepanjang hari ini, Indeks LQ45 berfluktuasi di kisaran 982,99-1.009,04.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 19 Januari 2021  |  11:58 WIB
Karyawan melintas di dekat layar penunjuk pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Rabu (12/6/2019). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan
Karyawan melintas di dekat layar penunjuk pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Rabu (12/6/2019). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks LQ45 ditutup koreksi pada sesi I perdagangan Selasa (19/1/2021) sejalan dengan pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Pada sesi I, Indeks LQ45 turun 0,58 persen atau 5,79 poin menjadi 992,47. Sepanjang hari ini, Indeks LQ45 berfluktuasi di kisaran 982,99-1.009,04.

Terpantau 11 saham menguat, 4 saham stagnan, dan 30 saham melemah. Saham Grup Sinar Mas, PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk. (INKP) naik 5 persen atau 625 poin menjadi Rp13.125.

Saham INKP juga menjadi yang paling banyak diborong asing dengan net buy Rp41,9 miliar. Padahal, kemarin INKP menjadi salah satu saham yang mengalami auto reject bawah (ARB).

Saham PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) juga menguat 4,33 persen atau 325 poin menuju Rp7.825. Saham UNVR terdorong rencana distribusi vaksin Covid-19.

Direktur dan Sekretaris Perusahaan Unilever Indonesia Reski Damayanti mengatakan pihaknya siap mendukung program vaksinasi yang dilakukan pemerintah dalam rangka membasmi pandemi virus corona.

“Detail lebih jauh masih dalam diskusi. Kita saling bantu apa yang kita bisa,” kata Reski kepada Bisnis, Selasa (19/1/2021).

Adapun, Presiden Direktur Unilever Indonesia Ira Noviarti mengatakan sudah bertemu dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk menyampaikan kesiapan mendukung upaya-upaya mengatasi pandemi khususnya terkait program vaksinasi.

“Melanjutkan komitmen kami untuk selalu bekerjasama dengan pemerintah menghadapi berbagai tantangan, seperti yang telah kami lakukan sejak awal pandemi dan sejak awal kami beroperasi, kami siap memberikan dukungan demi kebaikan bersama,” kata Ira dalam keterangan resmi.

Sementara itu, saham PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) memimpin pelemahan di antara anggota konstituen Indeks LQ45 lainnya. Saham ANTM anjlok 6,87 persen menjadi Rp2.710, sehingga mengalami ARB. Kemarin, saham jagoan Kaesang Pangarep ini juga terkena ARB.

Pelemahan saham ANTM tak lepas dari tuntutan kasus hukum yang mendera. Sebelumnya, Pengadilan Negeri Surabaya mengabulkan gugatan pengusaha asal Surabaya, Budi Said, pada Jumat (15/1/2021), dengan nomor perkara 158/Pdt.G/2020/ PN Sby.

Antam dinyatakan terbukti telah berbuat melawan hukum atas hilangnya 1.136 kilogram atau 1,1 ton emas yang dibeli Budi Said setara Rp817,4 miliar.

Adapun, pengusaha asal Surabaya ini mengaku telah membeli 7 ton emas di Butik Emas Logam Mulia Surabaya I Antam setelah ditawarkan diskon harga oleh beberapa oknum pekerja di gerai resmi tersebut.

Namun, Budi hanya menerima 5,9 ton emas dari keseluruhan emas yang dibeli sedangkan sisanya atau sebesar 1,1 ton tidak diterima.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI antam unilever indah kiat lq45
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top