Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tambang Emas Doup J Resources (PSAB) Beroperasi Akhir 2021

Perseroan telah menunjuk kontraktor untuk alat-alat tambang emas pada November lalu.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 08 Desember 2020  |  16:17 WIB
Aktivitas pertambangan di wilayah operasional PT J Resources Asia Pasifik Tbk. - jresource.co.id
Aktivitas pertambangan di wilayah operasional PT J Resources Asia Pasifik Tbk. - jresource.co.id

Bisnis.com, JAKARTA – Tambang emas Doup milik PT J Resources Asia Pasifik Tbk. (PSAB) ditargetkan dapat mulai beroperasi pada akhir 2021.

Hal ini diungkapkan oleh Direktur J Resources Asia Pasifik Sanjaya J. dalam paparan publik perusahaan secara daring pada Selasa (8/12/2020).

Sanjaya mengatakan sejauh ini progres persiapan pembukaan tambang emas Doup masih terus berjalan. Pihaknya telah menunjuk kontraktor untuk alat-alat tambang emas pada November lalu. Peralatan tersebut akan mulai diantarkan ke tambang pada bulan ini.

Dia melanjutkan pemesanan mesin dan peralatan long lead juga akan dilaksanakan pada pertengahan Desember 2020. Studi terkait pembuangan akhir tambang yang dilakukan oleh PT LAPI ITB juga sedang berlangsung.

“Kemungkinan sudah dapat beroperasi penuh pada kuartal IV/2021 mendatang dengan masa hidup tambang selama 10 hingga 15 tahun,” jelasnya.

Sanjaya mengatakan tambang Doup diproyeksikan dapat menghasilkan sebanyak 50.000 hingga 80.000 ons emas setiap tahunnya. Perusahaan juga telah menyiapkan capital expenditure (capex) senilai US$136 juta yang akan digunakan sesuai dengan perkembangan hasil tambang.

Sebelumnya, pada Oktober 2020, PSAB juga telah menandatangani Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik dengan PT PLN (Persero) untuk keperluan di tambang tersebut. Dalam perjanjian tersebut, PT PLN akan memasok tenaga listrik sebesar 20 MVA.

Tambang Emas Doup berlokasi di Desa Kotabunan, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara. Tambang tersebut dimiliki oleh anak usaha PSAB, PT Arafura Surya Alam (ASA).

Pada perdagangan hari ini, saham PSAB ditutup melemah 6 poin atau 2,56 persen ke level Rp228. Kapitalisasi pasar PSAB tercatat sebesar Rp6,03 triliun.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

emas emiten tambang j resources tambang emas
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top