Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kasus Covid-19 Tembus Rekor, IHSG Tekor di Akhir Sesi I

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,38 persen pada akhir sesi pertama perdagangan hari ini, Jumat (4/12/2020).
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 04 Desember 2020  |  12:13 WIB
Karyawan berada di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (12/11/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha
Karyawan berada di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (12/11/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada sesi pertama perdagangan hari ini, Jumat (4/12/2020). Indeks melemah seiring dengan rekor penambahan kasus infeksi virus corona (Covid-19) yang mencapai 8.369 kemarin.

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG ditutup melemah 22,42 poin atau 0,38 persen ke level 5.800,53 di akhir sesi pertama. Sepanjang perdagangan, IHSG terus berada di zona merah dengan rentang pergerakan 5.775,57 hingga 5.823,32.

Kinerja di sesi pertama sekaligus memupus rally tiga hari beruntun. Untuk diketahui, IHSG sudah menguat tiga sesi terakhir. Pada Selasa (1/12/2020), IHSG menguat 2 persen ke level 5.724,74. Sehari berselang (2/12/2020), indeks juga  naik 1,56 persen ke posisi 5.813,98. Kemarin (3/1/12), indeks kembali menguat 0,15 persen ke posisi 5.822,94.

Di akhir sesi pertama, total perdagangan saham mencapai 12,65 miliar lembar dengan nilai transaksi Rp7,6 triliun. Investor asing mencatat net sell sebanyak Rp60,16 miliar di semua pasar.

Secara umum, sebanyak 169 saham menguat, 243 saham melemah, dan 177 saham stagnan dibandingkan dengan posisi kemarin. Saham-saham big caps menjadi pemberat indeks.

Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memimpin pelemahan dengan koreksi 2,27 persen. Kemudian disusul saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. dan PT Bank Central Asia Tbk. masing-masing 1,82 persen dan 0,62 persen.

Di sisi lain, saham PT Bank Jago Tbk, PT Unilever Indonesia Tbk., dan PT United Tractors mampu menahan koreksi indeks lebih dalam. Saham Bank Jago naik 10,61 persen sedangkan saham Unilever dan United Tractors menguat masing-masing 0,99 persen dan 1,44 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG rekomendasi saham Covid-19
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top