Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BBCA Bagi Dividen Rp2,4 Triliun, Orang Terkaya RI Dapat Berapa?

Entitas Grup Djarum itu menyebutkan dividen interim tunai akan dibagikan kepada pemegang saham yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham perseroan tanggal 10 Desember 2020 pukul 16.15 WIB (record date).
Azizah Nur Alfi & Hafiyyan
Azizah Nur Alfi & Hafiyyan - Bisnis.com 01 Desember 2020  |  08:43 WIB
Nasabah berbicara dengan karyawan melalui Video Banking di salah satu Kantor Cabang Bank BCA di Jakarta, Rabu (23/9/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Nasabah berbicara dengan karyawan melalui Video Banking di salah satu Kantor Cabang Bank BCA di Jakarta, Rabu (23/9/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten perbankan PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) memutuskan akan membagikan dividen interim tunai untuk tahun buku 2019, periode 1 Januari 2020 sampai dengan 30 September 2020.

BBCA akan membagikan dividen interim tunai sebesar Rp98 per saham. Entitas Grup Djarum itu menyebutkan dividen interim tunai akan dibagikan kepada pemegang saham yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham perseroan tanggal 10 Desember 2020 pukul 16.15 WIB (record date).

Adapun, Grup Djarum dikomandoi oleh keluarga Hartono, yakni Robert Budi Hartono dan Michael Bambang Hartono. Keduanya merupakan orang terkaya di Indonesia.

Robert Budi Hartono atau yang memiliki nama asli Oei Hwie Tjhong lahir di Semarang, 28 April 1940. Dia adalah anak kedua dari pendiri perusahaan Djarum yaitu Oei Wie Gwan. Bersama kakaknya, Michael Bambang Hartono alias Oei Hwie Siang, dia menjadi pewaris tahta Djarum Group.

Total kekayaan Budi, menurut Forbes, pada 2019 mencapai US$18,6 miliar. Selain Djarum, gurita bisnis Budi dan Michael ada di PT Bank Central Asia Tbk. Kepemilikan saham dikendalikan melalui PT Dwimuria Investama Andalan sebanyak 54,94 persen saham di bank yang berkode saham BBCA itu.

Bank BCA merupakan perusahaan dengan kapitalisasi pasar terbesar di Bursa Efek Indonesia, yakni sejumlah Rp764,92 triliun per sesi Senin (30/11/2020).

Per Oktober 2020, total saham beredar BBCA mencapai 24,655 miliar, sehingga total dividen interim yang diberikan mencapai Rp2,416 triliun. PT Dwimuria Investama Andalan menguasai 13,545 miliar saham, sehingga akan mengantongi dana dividen interim BBCA senilai Rp1,327 triliun.

Berdasarkan pengumuman yang dipublikasikan hari ini di Harian Bisnis Indonesia, manajemen BCA menyebutkan keputusan tersebut berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham tahunan pada 9 April 2020, keputusan direksi perseroan dalam surat keputusan direksi No. 187/SK/DIR/2020 tanggal 26 November 2020, serta persetujuan dewan komisaris perseroan sebagaimana dimaksud dalam surat keputusan dewan komisaris No. 166/SK/KOM/2020 tanggal 27 November 2020.

"Dengan ini diberitahukan kepada pemegang saham perseroan bahwa perseroan akan melaksanakan pembagian dividen interim tunai sebesar Rp98 per saham untuk tahun buku 2020 (periode 1 Januari 2020 sampai dengan 30 September 2020)," terang manajemen dalam pengumuman.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

konglomerat bca dividen djarum
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top