Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Meski Ada Kabar Baik Soal Vaksin Covid-19, Wall Street Bergerak Variatif

Berdasarkan data Bloomberg, indeks Dow Jones Industrial Average melemah 0,61 persen pada awal perdagangan, sedangkan indeks  S&P 500 menguat 0,24 persen dan indeks Nasdaq Composite menguat 0,22 persen.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 30 November 2020  |  21:40 WIB
Lambang Nasdaq Market Site di Times Square, New York -  Bloomberg / Demetrius Freeman
Lambang Nasdaq Market Site di Times Square, New York - Bloomberg / Demetrius Freeman

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa saham Amerika Serikat bergerak variatif pada awal perdagangan Senin (30/11/2020), meskipun ada kemajuan besar mengenai pengembangan vaksin virus corona.

Berdasarkan data Bloomberg, indeks Dow Jones Industrial Average melemah 0,61 persen pada awal perdagangan, sedangkan indeks  S&P 500 menguat 0,24 persen dan indeks Nasdaq Composite menguat 0,22 persen.

Pasar saham global berada di titik puncak untuk menutup bulan November dengan catatan rekor. MSCI World Index melonjak 13 persen sepanjang bulan November, kinerja terbaik sepanjang masanya.

"Saya menduga investor menjadi berhati-hati setelah penguatan besar dalam beberapa minggu terakhir yang didorong oleh berita vaksin," kata kepala strategi pasar Swissquote Bank, Peter Rosenstreich.

“Berita ini sangat positif karena ini benar-benar memberikan akhir untuk Covid-19,” lanjutnya.

Kemajuan cepat dalam pengembangan vaksin telah memberi investor kepercayaan diri untuk memperkirakan kembalinya kehidupan yang normal dan pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat. Kepercayaan ini membantu mengangkat saham perusahaan yang paling terpukul oleh pandemi.

Selama akhir pekan, Ahli Bedah Umum AS Jerome Adams mengatakan pemerintah federal berharap untuk segera meninjau dan menyetujui permintaan dari dua produsen obat untuk persetujuan darurat vaksin Covid-19.

Suasana risk-on di seluruh pasar telah merusak permintaan akan aset safe haven. Emas melanjutkan penurunan pada hari Senin dan berada di jalur penurunan bulanan terbesar dalam empat tahun terakhir.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa as wall street
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top