Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bunda, Tante, Hampir Sebulan Harga Emas Turun Terus Nih

Harga emas di dalam negeri terus turun seiring dengan koreksi harga emas dunia. Harga emas Antam hampir sebulan ini sudah tidak lagi dibanderol seharga Rp1 juta per gram.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 24 November 2020  |  13:47 WIB
Emas batangan cetakan PT Aneka Tambang Tbk. Harga emas 24 karat Antam dalam sebulan terakhir terus tertekan dan berada di bawah level Rp1 juta per gram. - logammulia.com
Emas batangan cetakan PT Aneka Tambang Tbk. Harga emas 24 karat Antam dalam sebulan terakhir terus tertekan dan berada di bawah level Rp1 juta per gram. - logammulia.com

Bisnis.com, JAKARTA - Harga emas turun ke level terendah sejak empat terakhir seiring dengan sentimen yang menerpa logam mulia. Harga emas 24 karat Antam hari ini dibanderol Rp961.000 per gram, terendah sejak 21 Juli 2020.

Berdasarkan informasi Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, harga emas Antam ukuran 1 gram hari ini turun Rp16.000 secara harian. 

Sejak 10 November 2020, harga emas Antam tidak pernah lagi bertengger di level Rp1 juta per gram. Adapun sejak 1 November 2020, harga emas paling tinggi dibanderol Rp1.060.000.

Harga emas Antam mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah pada 6 Agustus 2020, yakni di level Rp1.065.000. Harga emas Antam terkerek seiring dengan tren kenaikan harga emas dunia. 

Kini, situasi berbaling tidak menguntung bagi logam mulia. Setelah mencatatkan rekor kenaikan tertinggi pada Agustus lalu, harga emas menunjukkan tren negatif di tengah kemajuan pengembangan vaksin virus corona dan aliran dana yang menurun dari instrumen exchange traded funds (ETF) emas.

Dilansir dari Bloomberg pada Selasa (24/11/2020), harga emas di pasar Spot terkoreksi hingga 0,6 persen ke level US$1.826,47 per troy ounce, atau level terendahnya sejak Juli.

Sementara itu, pada pukul 09.49 di bursa Singapura, harga emas terpantau pada US$1.829,42 per troy ounce.

na yang dikembangkan oleh Universitas Oxford dan AstraZeneca Plc menunjukkan hasil positif setelah dalam uji klinis terbukti dapat menghindari peserta dari penularan virus tersebut. Pihak Oxford dan AstraZeneca menyatakan, vaksin buatannya diperkirakan mulai tersedia pada Desember mendatang.

Sementara itu, General Service Administration telah mengukuhkan Joe Biden sebagai pemenang pemilihan presiden AS pada Senin waktu setempat. Hal terebut memicu terjadinya perpindahan kekuasaan yang formal, dengan Presiden AS Donald Trump meminta kabinetnya dan pihak terkait lain bekerja sama dengan tim transisi Biden.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Harga Emas Hari Ini Harga Emas Antam
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top