Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kinerja TOWR Lampaui Ekspektasi, Pasang Target Pertumbuhan 15 Persen

Wakil Direktur TOWR Adam Ghifari mengatakan secara keseluruhan tahun 2020 ini lebih baik dari ekspektasi, yang mana pertumbuhan laba bersih hampir mencapai 20 persen dan return on equity (ROE) perseroan stabil di 26 persen.
Dhiany Nadya Utami
Dhiany Nadya Utami - Bisnis.com 03 November 2020  |  19:27 WIB
Teknisi memasang prangkat base transceiver station (BTS) disalah satu tower di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (18/3 - 2020).
Teknisi memasang prangkat base transceiver station (BTS) disalah satu tower di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (18/3 - 2020).

Bisnis.com, JAKARTA — PT Sarana Menara Nusantara Tbk. (TOWR) menilai kinerja perseroan sepanjang tahun berjalan telah melampaui ekspektasi di awal tahun.

Berdasarkan publikasi perseroan, TOWR berhasil mencetak pertumbuhan laba bersih 19,5 persen secara year on year (yoy) pada periode sembilan bulan yang berakhir 30 September 2020.

Realisasi tersebut ditopang oleh pendapatan selama 9 bulan di tahun ini yang mencapai Rp 5,55 triliun, meningkat 19,3 persen yoy dari Rp 4,65 triliun tahun lalu.

Perseroan mampu membukukan EBITDA mencapai Rp 4,77 triliun, meningkat 23,3 persen yoy dari Rp 3,87 triliun tahun lalu. Pun, laba bersih mencapai Rp1,90 triliun, tumbuh 19,5 persen yoy dari Rp 1,59 triliun tahun lalu.

Perseroan menjelaskan, kinerja keuangan yang moncer disebabkan adanya penambahan 5.269 penyewa menara (tenant) dan sewa 12.244 km serat optik berdasarkan kontrak jangka panjang.

Tercatat, per 30 September 2020, TOWR telah mengakumulasi 38.615 penyewa yang menempati 21.373 menara dan 39.771 km sambungan serat optik. Rasio sewa menara pada Q3/20 mencapai 1,81x, naik dari 1,67x pada tahun lalu.

Wakil Direktur TOWR Adam Ghifari mengatakan secara keseluruhan tahun 2020 ini lebih baik dari ekspektasi, yang mana pertumbuhan laba bersih hampir mencapai 20 persen dan return on equity (ROE) perseroan stabil di 26 persen.

“Di awal tahun kami perkirakan pertumbuhan revenue itu 9 persen namun seiring dengan penanganan semasa Covid oleh pemerintah yang membantu bisnis untuk terus tumbuh, maka kami merevisi ke atas pertumbunan tahun 2020 menjadi 14-15 persen,” jelasnya kepada Bisnis, Selasa (3/11/2020)

Dia optimistis pertumbuhan tersebut akan terus bertahan hingga akhir tahun. Pun, perusahaan diperkirakan akan on track untuk mencapai target  pertumbuhan pendapatan untuk pada 2020 sebesar 14 persen - 15 persen dibandingkan dengan 2019.

Menurutnya, hal ini didorong oleh pertumbuhan penyewa yang juga sangat baik. Adam menyebut pada awal tahun ini pihaknya memperkirakan penambahan sewa secara organik antara 2000 hingga 3000 penyewa.

Namun, baru selama 9 bulan tahun 2020, TOWR sudah berhasil menambah leases atas tower sebanyak 2688 penyewa secara organik. Jumlah tersebut belum termasuk penambahan 2.581 persewaan secara inorganik atau dari proses akuisisi.

“Selain itu, ada penambahan lebih dari 12.200 kilometer sambungan serat optik fiber optic yang disewa dengan kontrak jangka panjang,” imbuh Adam.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sarana menara nusantara tower Kinerja Emiten
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top