Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pasar Bursa Diyakini Segera Pulih

CEO dan Co-Founder Satu Global Investama, Calvin Lutvi mengatakan, pihaknya optimis, bursa mulai pulih, hal ini dibuktikan dengan tercapainya target dana sebesar 30 miliar dari perusahaan properti yang kami bawa melantai dalam IPO kali ini.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 22 Oktober 2020  |  14:03 WIB
Karyawan beraktivitas di galeri PT Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Selasa (6/10/2020). Bisnis - Arief Hermawan P
Karyawan beraktivitas di galeri PT Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Selasa (6/10/2020). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - PT Satu Global Investama (SGI), perusahaan financial advisor dan investment, yang membiayai Pre-IPO financing sampai listing, kembali sukses membawa perusahaan properti dari Bandung untuk melantai di bursa saham Indonesia pada September 2020 yang melepas saham sebesar 30 persen.

CEO dan Co-Founder Satu Global Investama, Calvin Lutvi mengatakan, pihaknya optimis, bursa mulai pulih, hal ini dibuktikan dengan tercapainya target dana sebesar 30 miliar dari perusahaan properti yang kami bawa melantai dalam IPO kali ini.

"Kami yakin bursa mulai bullish di tahun depan, dan banyak perusahaan di Indonesia yang bisa berkembang sampai ke bursa, apalagi saat ini bursa di Indonesia sangat mendukung perusahaan-perusahaan kecil agar bisa IPO melalui papan akselerasi. Maka dari itu, Satu Global Investama siap membiayai perusahaan-perusahan yang sudah layak go public tetapi masih belum yakin, dan kami optimis dapat kembali membawa beberapa perusahaan untuk melantai di bursa.” katanya dalam keterangan tertulisnya.

Investasi di pasar modal merupakan investasi yang sifatnya jangka panjang. Meskipun dalam kondisi pandemi, ternyata tidak menyurutkan minat bagi perusahaan-perusahaan yang akan go public pada tahun ini. Berdasarkan data PT Bursa Efek Indonesia (BEI), jumlah IPO pada tahun ini sebanyak 28 IPO dengan total nilai penggalangan dana Rp3,61 triliun, dan masih ada sekitar 21 IPO saham yang sedang dalam proses.

Dari data BEI pada pertengahan 2020 didapatkan bahwa IPO di Indonesia merupakan salah satu yang terbesar dari sisi jumlah. Tidak hanya di kawasan ASEAN, tetapi juga secara global. Pada 2019 lalu misalnya, IPO di Indonesia adalah yang terbanyak di ASEAN dengan 55 perusahaan tercatat baru. Sedangkan bila dibandingkan dengan global exchanges menempati peringkat ke-7.

Melihat hal tersebut, Managing Director PT Satu Global Investama, Wiratama Adhitya yakin SGI akan mampu membawa lebih banyak perusahaan untuk melantai di bursa tahun ini dan lebih banyak lagi di tahun depan.

“Apalagi kami memiliki layanan pre-IPO financing yang akan lebih memudahkan perusahaan untuk melantai di bursa. Selain itu, kalau sektornya menarik kami bersedia menjadi standby buyer untuk IPO, jadi kami memberikan layanan yang lengkap bagi perusahaan yang ingin melantai di bursa. Mulai dari Pre-IPO financing, pengurusan IPO, hingga menjadi standby buyer.”

“Di akhir tahun ini Satu Global Investama akan kembali membawa perusahaan untuk melantai di bursa, yaitu perusahaan media dan ecosystem company yang akan listing sebesar 50 miliar serta right issue perusahaan properti sekitar 700 miliar. Dan pada pertengahan 2021, kami akan listing perusahaan yang bergerak di bidang FnB dan hotel,” tutup Wiratama

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pasar modal bursa
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top