Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

IHSG Diprediksi Lanjutkan Reli Positif, Simak Rekomendasi MNC Sekuritas

Selama IHSG tidak terkoreksi kembali ke bawah 5,067 dan mampu menguat menembus 5,182-5,187, maka IHSG saat ini sedang berada awal wave (v) dari wave [c] dari wave B.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 20 Oktober 2020  |  07:22 WIB
Pengunjung memotret papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (14/9/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Pengunjung memotret papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (14/9/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Tim analis MNC Sekuritas memperkirakan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Selasa (20/10/2020) akan kembali menguat.

Tim analis menyebutkan, pada akhir pekan kemarin, IHSG ditutup menguat tipis di level 5,126. Selama IHSG tidak terkoreksi kembali ke bawah 5,067 dan mampu menguat menembus 5,182-5,187, maka IHSG saat ini sedang berada awal wave (v) dari wave [c] dari wave B.

"Hal tersebut berarti IHSG akan menguji ke area 5,200-5,250," demikian kutipan riset tersebut.

Namun, apabila IHSG terkoreksi di bawah 5,067, maka IHSG sedang membentuk wave (iv) dalam skenario merah. Untuk itu, level koreksi IHSG diperkirakan berada pada kisaran 5,000-5,050.

Adapun, level support terkonfirmasi adalah 4.840 dan 5.000, serta level resistance terkonfirmasi adalah 5.187 dan 5.250.

 

Berikut saham pilihan MNC Sekuritas untuk diperdagangkan hari ini:

 

HMSP - Buy on Weakness (1.500)

Kemarin (19/10), HMSP ditutup terkoreksi 1,6 persen di level 1.500. Saat ini pada skenario biru, HMSP diperkirakan sudah berada di akhir wave [iv] dari wave 1 dari wave (C). Hal tersebut berarti, koreksi HMSP sudah cenderung terbatas dan berpotensi berbalik menguat. Namun waspadai apabila HMSP terkoreksi di bawah 1.465, maka HMSP akan membentuk skenario merah.

Buy on Weakness: 1.480-1.500

Target Price: 1.580, 1.650

Stoploss: below 1.465

 

WSKT - Buy on Weakness (730)

WSKT ditutup menguat 2,1 persen ke level 730 pada perdagangan kemarin (19/10). Apabila WSKT mampu menembus resistance yang berada pada 745 maka saat ini posisi WSKT berada di wave (v) dari wave [iii]. Hal tersebut berarti, WSKT berpeluang untuk melanjutkan penguatannya kembali.

Buy on Weakness: 700-730

Target Price: 750, 800

Stoploss: below 640

 

BBRI - Buy on Weakness (3.280) Pada perdagangan kemarin (19/10), BBRI ditutup menguat 0,9 persen ke level 3.280 disertai dengan munculnya tekanan beli. Saat ini posisi BBRI diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave [c] dari wave B, sehingga BBRI berpotensi melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 3.220-3.280

Target Price: 3.400, 3.500

Stoploss: below 3.080

 

ERAA - Sell on Strength (1,600)

ERAA ditutup menguat 1,8 persen ke level 1.680. ERAA diperkirakan saat ini sudah berada di akhir wave (i) dari wave [iii] dari wave 5. Hal tersebut berarti, ERAA rentan terkoreksi terlebih dahulu untuk membentuk wave (ii). Kami perkirakan level koreksi ERAA berada pada 1.600 dan 1.550, area tersebut dapat digunakan sebagai area buyback.

Sell on Strength: 1,680-1,710

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top