Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Teken MoU Komersialisasi Vaksin Covid-19, Saham Pyridam Farma (PYFA) Kembali Melejit

PT Pyridam Farma Tbk meneken nota kesepahaman dengan perusahaan farmasi asal Australia terkait komersialisasi kandidat vaksin Covid-19.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 14 Oktober 2020  |  13:15 WIB
Pabrik Pyridam Farma di Cianjur. - pyridam.com
Pabrik Pyridam Farma di Cianjur. - pyridam.com

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten farmasi PT Pyridam Farma Tbk menekan nota kesepahaman atau memorandum of understanding dengan perusahaan farmasi asal Australia, Vaxine Pty Ltd terkait komersialisasi kandidat vaksin Covid-19.

Manajemen melansir, nota kesepahaman diteken pada 12 Oktober 2020. Adapun kandidat vaksin yang sedangkan dikembangkan oleh Vaxine adalah Covax-19. Saat ini, Covax-19 sedang menjalani uji coba fase pertama di Australia.

"MOU ini tunduk pada Perseroan dan Vaxine (bersama-sama disebut, "Para Pihak") yang membuat Perjanjian

Komersial definitif dan Perjanjian Manufaktur definitif ("Perjanjian Definitif")," tulis manajemen Pyridam Farma dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Rabu (14/10/2020).

Dilansir dari laman resmi Vaxine, perusahaan didirikan pada 2020 dan fokus pada pengembangan teknologi vaksin inovatif. Vaxine telah mengembangkan berbagai jenis vaksin, semuanya menggunakan teknologi adjuvan Advax untuk meningkatkan imunogenisitas dan perlindungan.

Pada akhir sesi pertama perdagangan hari ini, saham PYFA ditutup menguat 75 poin atau 8,77 persen ke level 930. Transaksi saham PYFA mencapai 6,8 juta lembar dengan nilai transaksi Rp6,07 miliar.

Dalam sepekan terakhir, saham PYFA naik 15,53 persen. Adapun sejak awal tahun, saham PYFA melesat 369,70 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pyridam farma Vaksin
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top