Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Saham BUMN Karya Kompak Melesat, WSKT Paling Diburu Asing

Empat saham BUMN karya kompak melesat, dipicu sentimen positif dari pengesahan omnibus law UU Cipta Kerja. Saham PT Waskita Karya (Persero) Tbk. menjadi saham paling diburu oleh investor asing/
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 13 Oktober 2020  |  14:18 WIB
Sejumlah pekerja menyelesaikan pembangunan proyek tol Trans Sumatera ruas Palembang-Bengkulu Seksi Indralaya-Prabumulih di Indralaya, Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan, Kamis (3/9/2020). Pembangunan tol sepanjang 65 km tersebut ditargerkan rampung pada 2021. ANTARA FOTO - Nova Wahyudi
Sejumlah pekerja menyelesaikan pembangunan proyek tol Trans Sumatera ruas Palembang-Bengkulu Seksi Indralaya-Prabumulih di Indralaya, Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan, Kamis (3/9/2020). Pembangunan tol sepanjang 65 km tersebut ditargerkan rampung pada 2021. ANTARA FOTO - Nova Wahyudi

Bisnis.com, JAKARTA - Saham emiten konstruksi milik negara kompak menghijau satu jam jelang penutupan perdagangan hari ini, Selasa (13/10/2020). Pengesahan omnibus law UU Cipta Kerja disebut sebagai salah satu sentimen positif yang menopang pergerakan saham BUMN karya.

Berdasarkan data Bloomberg, penguatan saham BUMN karya dipimpin oleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk. yang menguat 7,69 persen ke posisi 700 hingga pukul 14.00 WIB.

Saham berkode WSKT dibuka di level 655 atau 5 poin lebih tinggi dari penutupan kemarin. Hingga pukul 14.00 saham WSKT bergerak di rentang 635 hingga 710 dengan transaksi mencapai 148,58 juta lembar. 

Sementara itu nilai transaksi perdagangan saham WSKT mencapai Rp100,84 miliar. Investor asing mencatat nilai beli bersih atau net buy Rp73 miliar.

Menyusul WSKT, saham PT Adhi Karya (Persero) Tbk. juga naik 4,42 persen ke level 590. Saham ADHI diperdagangkan sebanyak 21,99 juta lembar dengan nilai transaksi Rp12,79 miliar.

Kemudian saham PT PP (Persero) Tbk. juga unjuk gigi dengan penguatan 3,87 persen ke level 940. Saham PTPP dibuka di level 910 dan bergerak di rentang 890 hingga 950. Total perdagangan mencapai 48 juta lembar dengan nilai transaksi Rp44,38 miliar.

Tidak ketinggalan, saham PT Wijaya Karya (Persero) Tbk juga ikut menguat setelah dan terpantau naik 2,88 persen ke level 1.250. Saham WIKA diperdagangkan sebanyak 17,89 juta lembar dengan nilai transaksi Rp22 miliar.

JP Morgan dalam laporan riset terbarunya menyebut sektor infrastruktur akan menerima berkah dari pengesahan omnibus law UU Cipta Kerja. Beleid ini mengatur penyederhanaan dalam proses pembebasan lahan sehingga menjadi sentimen positif bagi emiten konstruksi.

Lewat omnibus law UU Cipta Kerja, kompensasi dalam pengadaan lahan ditentukan oleh pihak appraisal dan bersifat final sehingga keberatan langsung diajukan melalui pengadilan. Lewat undang-undang ini, juga proses administrasi dipangkas menjadi maksimal 88 hari.

"Ini secara signifikan mengurangi risiko keterlambatan proyek yang diakibatkan oleh pembebasan lahan," tulis JP Morgan dalam riset yang dikutip Bisnis, Selasa (13/10/2020).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bumn karya Omnibus Law
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top