Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Reli Bursa Global Memudar, Bursa AS Variatif pada Awal Perdagangan

Berdasarkan data Bloomberg, indeks Dow Jones terpantau melemah hanya 1,21 poin ke posisi 27.582, sedangkan indeks Nasdaq Composite menguat 0,21 persen dan indeks S&P 500 naik 0,07 persen.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 29 September 2020  |  21:26 WIB
Lambang Nasdaq Market Site di Times Square, New York -  Bloomberg / Demetrius Freeman
Lambang Nasdaq Market Site di Times Square, New York - Bloomberg / Demetrius Freeman

Bisnis.com, JAKARTA – Pelemahan bursa global menggoyahkan momentum rebound bursa saham Amerika Serikat pada perdagangan Selasa (29/9/2020), karena investor menantikan proposal stimulus fiskal AS.

Berdasarkan data Bloomberg, indeks Dow Jones terpantau melemah hanya 1,21 poin ke posisi 27.582, sedangkan indeks Nasdaq Composite menguat 0,21 persen dan indeks S&P 500 naik 0,07 persen.

Sektor teknologi yang menguat tipis mengimbangi pelemahan di sektor energi dan perbankan. Di Eropa, bank memimpin penurunan indeks Stoxx Europe 600.

Di tempat lain, Indeks MSCI Asia Pasifik melemah tipis setelah indeks Kospi Korea Selatan menguat, sementara indeks Hang seng melemah.

Dengan jumlah kematian global akibat Covid-19 melampaui 1 juta dan kasus virus meningkat di banyak negara, investor menaruh harapan pada proposal stimulus sebesar US$2,2 triliun dari partai Demokrat untuk membantu mendukung pertumbuhan ekonomi. Pasar juga menantikan debat presiden pertama pada Selasa.

President Portia Capital Management Michelle Connell mengatakan paket stimulus baru amat dibutuhkan saat ini. Kehadiran stimulus anyar tidak hanya akan meningkatkan kepercayaan masyarakat dan pekerja AS, tetapi juga para pelaku pasar.

"Sentimen stimulus akan sangat membantu menjelang pemilihan presiden AS. Kondisi pasar diperkirakan akan fluktuatif dan lemah karena pelaku pasar menunggu Presiden AS selanjutnya," jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa as wall street
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top