Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BBCA Kembali Dilego, IHSG Kembali Loyo

PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) tercatat menjadi saham yang paling banyak diperjualbelikan pada hari ini dengan nilai transaksi sebesar Rp520,19 miliar.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 28 September 2020  |  15:28 WIB
Pengunjung berjalan di dekat papan elektronik yang menampilkan perdagangan harga saham di kantor PT Bursa Efek Indonesia (BEI)  di Jakarta, Jumat (25/9/2020). Bisnis - Dedi Gunawan
Pengunjung berjalan di dekat papan elektronik yang menampilkan perdagangan harga saham di kantor PT Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Jumat (25/9/2020). Bisnis - Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup pada zona merah setelah sempat rebound pada perdagangan akhir pekan lalu.

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG ditutup melemah ke level 4.906,548, terkoreksi 0,79 persen atau 39,24 poin pada Senin (28/9/2020). Sepanjang perdagangan hari ini, indeks berada di kisaran 4.905,511 hingga 4.991,762.

Sebanyak 184 saham terpantau parkir pada zona hijau, sedang 156 saham ditutup stagnan dan 235 saham lainnya ditutup pada zona merah.

Adapun, transaksi di pasar modal pada hari ini mencapai Rp6,31 triliun yang didominasi oleh pelaku pasar domestik. Di sisi lain, nilai jual bersih asing masih tetap tinggi pada perdagangan hari ini yakni sebesar Rp584,21 miliar.

Sementara itu, saham perbankan swasta PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) tercatat menjadi saham yang paling banyak diperjualbelikan pada hari ini dengan nilai transaksi sebesar Rp520,19 miliar.

Di sisi lain, saham BBCA juga paling banyak dijual asing dengan jual bersih asing mencapai Rp173,04 miliar, sedang saham PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) tercatat paling banyak dibeli asing dengan nilai pembelian sebesar Rp28,24 miliar. 

Berdasarkan persentase, saham PT Jasnita Telekomindo Tbk. (JAST) terpantau mengalami penguatan tertinggi sebesar 33,78 persen ke level Rp99 sedangkan PT Alfa Energi Investama Tbk. (FIRE) menjadi saham dengan penurunan terdalam sebesar 6,67 persen.

Berbeda dengan indeks acuan, mayoritas bursa Asia ditutup mayoritas menghijau ditandai dengan penguatan indeks Jepang Nikkei 225 sebesar 1,32 persen dan indeks Hongkong Hang Seng sebesar 0,91 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top