Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Di Tengah Pandemi, Investor Milenial Serbu Pasar Modal

PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) melansir mayoritas investor baru tahun ini berasal dari kalangan milenial dengan usia di bawah 30 tahun.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 25 September 2020  |  15:49 WIB
Karyawan beraktifitas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (9/9/2020). Bisnis - Abdurachman
Karyawan beraktifitas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (9/9/2020). Bisnis - Abdurachman

Bisnis.com, JAKARTA - PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatat jumlah investor di pasar modal bertambah sebanyak 682.935 single investor identification (SID) pada periode Januari—Agustus 2020 yang didominasi kalangan milenial. Secara keseluruhan, investor pasar modal hingga Agustus 2020 mencapai 3,13 juta investor.

Direktur PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) Syafruddin menyampaikan pertumbuhan investor di pasar modal terus terjadi bahkan di masa pandemi Covid-19 

“Mayoritas investor baru di tahun 2020 sebesar 65,8 persen berusia di bawah 30 tahun,” kata Syafruddin kepada Bisnis, Jumat (25/9/2020).

Data KSEI menunjukkan dari pertambahan SID keseluruhan sebanyak 682.935 SID, sebanyak 99,60 persen merupakan SID investor baru individu sementara sisanya 0,40 persen merupakan investor baru dari kalangan institusi.

Khusus untuk investor reksa dana, sebanyak 99,90 persen dari 608.595 SID tahun ini merupakan investor baru individu dan 0,10 persen investor baru institusi.

Dari sisi kepemilikan lokal dan domestik, investor domestik semakin unjuk gigi dengan porsi 99,67 persen dari pertambahan SID keseluruhan pada periode berjalan. Sementara investor asing hanya naik 0,33 persen.

Adapun dari nilai aset, investor baru institusi lokal memegang porsi terbesar senilai Rp233,23 triliun dari 442 SID. Posisi kedua ditempati oleh investor baru institusi asing senilai Rp105,25 triliun dari 262 SID.

Selanjutnya, investor baru individu lokal memiliki nilai aset Rp12,74 triliun dari 94.324 SID dan investor baru individu asing senilai Rp0,34 triliun dari 404 SID.

Secara total, KSEI mencatat jumlah investor pasar modal yang terdiri dari investor saham, reksa dana, obligasi, dan efek lainnya hingga 31 Agustus 2020 sebanyak 3,13 juta SID atau naik 26,27 persen dari posisi pada akhir tahun lalu.

Untuk investor reksa dana terjadi kenaikan 37,91 persen menjadi 2,44 juta SID dibandingkan posisi akhir 2019 sebanyak 1,77 juta SID.

Adapun, investor lokal kini mendominasi pasar modal Indonesia sebanyak 99,14 persen dari total investor sementara investor asing hanya 0,86 persen.

Investor lokal terutama institusi pun memiliki nilai aset terbesar Rp1.814,39 triliun atau 46,67 persen dari total nilai aset di pasar modal. Sedangkan investor individu menggenggam nilai set Rp440,17 triliun atau 11,32 persen dari total nilai aset di pasar modal.

Sedangkan investor asing dari kalangan institusi memiliki nilai aset Rp1.623,50 triliun atau 41,76 persen dari total nilai aset. Selanjutnya investor asing individu memiliki nilai aset Rp9,58 triliun atau 0,25 persen dari total nilai aset.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa efek indonesia pasar modal ksei investor
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top