Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Pengunjung melintas di dekat papan elektornik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Selasa (17/3/2020). Bisnis - Abdurachman
Premium

IHSG, Green Day, dan September Kelabu

24 September 2020 | 19:44 WIB
Pemberlakukan kembali PSBB Jakarta memang cukup mengejutkan. Institusi sekelas J.P. Morgan juga langsung memberikan alarm terhadap pasar modal dalam negeri.

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks harga saham gabungan dihajar sentimen negatif bertubi-tubi sepanjang perdagangan bulan kesembilan tahun ini. Catatan September kelabu dalam empat tahun terakhir menjadi keniscayaan bakal berlanjut.

Tautan video lagu berjudul “Wake Me Up When September Ends” tiba-tiba dikirimkan oleh salah seorang investor di salah satu grup aplikasi percakapan daring pada Senin (21/9/2020) jelang penutupan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Tembang yang dibawakan oleh band Green Day itu memiliki makna mendalam bagi penggubahnya.

Vokalis Green Day, Billie Joe Armstrong, menuliskan lagu itu untuk sang ayah yang meninggal akibat kanker pada September 1982. Usia pentolan grup band beraliran punk rock asal Amerika Serikat itu masih 10 tahun.

Kesedihan yang sama mungkin coba digambarkan oleh investor yang tiba-tiba membagikan tautan video tersebut. Pasalnya, indeks saham gabungan (IHSG) kembali harus meninggalkan level 5.000 pada akhir sesi Senin (21/9/2020).

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top