Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Saham BBCA Lagi-Lagi Dilego, Indeks Bisnis-27 Terkoreksi 3 Hari Beruntun

Indeks hasil kerjasama Bursa Efek Indonesia dan harian Bisnis Indonesia tersebut ditutup melemah 0,71 persen atau 3,18 poin ke level 446,563.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 17 September 2020  |  15:37 WIB
Pengunjung memotret papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (14/9/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Pengunjung memotret papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (14/9/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Bisnis-27 kembali ditutup melemah pada penutupan perdagangan Kamis (17/9/2020), setelah parkir di zona merah pada dua hari sebelumnya.

Setelah dibuka pada level 449,745, indeks hasil kerjasama Bursa Efek Indonesia dan harian Bisnis Indonesia tersebut ditutup melemah 0,71 persen atau 3,18 poin ke level 446,563. Sepanjang perdagangan indeks bergerak di kisaran 443,33 hingga 453,811.  

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan sebelumnya, Rabu (16/9/2020), indeks Bisnis-27 juga ditutup melemah 1,12 persen atau 5,1 poin ke level 449,745.

Dari 27 anggota konstituen indeks, 8 emiten menguat, 1 emiten stagnan dan 18 emiten lainnya melemah.

Berdasarkan persentase, duo saham emiten kertas milik Grup Sinar Mas PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk. (INKP) dan PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk. (TKIM) terutama menjadi pemberat indeks dengan pelemahan masing–masing 6,38 persen ke level Rp8.800 dan 4,58 persen ke level Rp6.250. .

Adapun, saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) yang terpantau menguat pada perdagangan hari ini, masih menjadi emiten yang paling banyak ditransaksikan pada perdagangan hari ini. Total transaksi saham BBCA pada perdagangan hari ini jauh lebih kecil dari transaksi dua hari sebelumnya yakni Rp794,36 miliar dan nilai jual bersih asing sebesar Rp303,53 miliar.

Sementara itu, emiten otomotif PT Astra International Tbk. (ASII) dan emiten rumah sakit PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk. (MIKA) menjadi saham penopang indeks Bisnis-27 karena berhasil ditutup dalam posisi menguat 1,67 persen dan 1,29 persen.

Bersamaan dengan Indeks Bisnis-27, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup kembali terkoreksi ke level 5.038,401 atau turun 0,4 persen atau 20,081 poin, yang menandai pelemahannya selama tiga hari beruntun.

Di sisi lain, bursa Asia juga juga berada pada zona negatif pada penutupan perdagangan hari ini. Indeks Jepang Nikkei 225 terpantau berada pada posisi melemah 0,67 persen sedang indeks Hong Kong Hang Seng terkoreksi 1,56 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Indeks BEI indeks bisnis27
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top