Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ashmore Asset Management (AMOR) Tebar Dividen Rp45,8 per Saham

Berdasarkan laporan keuangan per 30 Juni 2020, emiten bersandi saham AMOR ini membukukan laba bersih senilai Rp79,56 miliar atau turun 8,02 persen dari periode yang sama tahun lalu senilai Rp86,50 miliar.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 11 September 2020  |  14:58 WIB
Direktur Ashmore PT Ashmore Asset Management Indonesia Tbk (AMOR) Arief Cahyadi Wana di sela-sela seremoni pencatatan saham perdaana perseroan di Bursa Efek Indonesia pada Selasa (14/1/2020). - Bisnis - Hafiyyan
Direktur Ashmore PT Ashmore Asset Management Indonesia Tbk (AMOR) Arief Cahyadi Wana di sela-sela seremoni pencatatan saham perdaana perseroan di Bursa Efek Indonesia pada Selasa (14/1/2020). - Bisnis - Hafiyyan

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten manajer investasi, PT Ashmore Asset Management Indonesia Tbk. akan membagikan dividen final senilai total Rp50,8 miliar kepada pemegang saham.

Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan perseroan di laman Bursa Efek Indonesia pada 11 September 2020, emiten bersandi saham AMOR ini akan membagikan dividen sebesar Rp45,8 per saham.

“Perusahaan mengusulkan dividen final sebesar Rp50,9 miliar atau Rp45,8 per saham,” tulis Direktur Ashmore AM Arief Wana, Jumat (11/9/2020).

PT Ashmore Asset Management Indonesia Tbk. sebagai bagian dari Ashmore Group Plc. asal Inggris menggunakan pencatatan laporan keuangan tahunan dengan tahun buku per 30 Juni 2020.

Berdasarkan laporan keuangan per 30 Juni 2020, emiten bersandi saham AMOR ini membukukan laba bersih senilai Rp79,56 miliar atau turun 8,02 persen dari periode yang sama tahun lalu senilai Rp86,50 miliar.

Penurunan laba tersebut mengikuti pendapatan yang terdepresiasi 9,47 persen menjadi Rp279,82 miliar dari sebelumnya Rp308,88 miliar. 

Pendapatan bersih yang berkurang tersebut disebabkan oleh penurunan dana kelolaan terutama sejak Februari 2020.

Total dana kelolaan atau asset under management (AUM) dari produk reksa dana tercatat senilai Rp22,78 triliun pada akhir Juni 2020, turun 17,79 persen sebesar Rp4,9 triliun dibandingkan posisi akhir Juni 2019 senilai Rp27,71 triliun.

Penurunan dana kelolaan tersebut sebagian besar disebabkan oleh depresiasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 22,9 persen pada periode yang sama.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dividen
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top