Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Agensi Boyband BTS Mau IPO, Incar Dana US$812 Juta

Agensi boy band K-Pop BTS, Big Hit Entertainment Co., akan mengumpulkan sebanyak sebanyak 962,6 miliar won atau US$ 812 juta dalam penawaran umum perdana Korea Selatan, yang akan menjadi yang terbesar di negara itu dalam tiga tahun.
Asteria Desi Kartika Sari
Asteria Desi Kartika Sari - Bisnis.com 02 September 2020  |  18:37 WIB
Boyband Korea Selatan BTS - Instagram
Boyband Korea Selatan BTS - Instagram

isnis.com, JAKARTA-- Agensi boyband K-Pop BTS, Big Hit Entertainment Co., menargetkan meraih sebanyak sebanyak 962,6 miliar won atau US$812 juta dalam penawaran umum perdana di bursa Korea Selatan. Angka tersebut akan menjadi yang terbesar di negara itu dalam tiga tahun terakhir.

Dalam pernyataannya seperti dilansir Bloomberg pada Rabu (2/9/2020), Big Hit menetapkan kisaran harga untuk penjualan 7,13 juta saham baru masing-masing seharga 105.000 won hingga 135.000 won. Dengan kisarsan tersebut, kapitalisasi pasar Big Hit akan mencapai 4,6 triliun won atau US$ 3,9 miliar, berdasarkan jumlah saham biasa.

Adapun Big Hit dan BTS telah membantu mempopulerkan K-pop, sehingga menambah visibilitas global hiburan Korea termasuk drama TV yang populer di seluruh Asia dan film seperti "Parasite".

Apalagi, lagu "Dynamite" BTS menduduki puncak Billboard's Hot 100, artis Asia pertama yang menjadi No. 1 di tangga lagu Amerikan Serikat sejak lagu Kyu Sakamoto "Sukiyaki" memegang tempat No. 1 selama 3 minggu pada 1963.

IPO akan menguji minat investor untuk K-pop, mengingat bahwa saham saingan terdaftar SM Entertainment Co., rumah bagi boyband EXO, telah merosot sekitar 43 persen tahun ini hingga posisi terendah pada Juni dikarenakan pembatalan konser karena pandemi virus corona. Sahamnya telah pulih dan sekarang turun 3 persen tahun ini.

Big Hit mengatakan pada 2017, pihaknya sedang mempertimbangkan untuk mendaftar dan sejak itu membangun grup member tujuh anggota menjadi salah satu undian langsung top dunia, dan meraup US$ 170 juta pada 2019. Sehingga menempati peringkat kelima, tepat di belakang Elton John, menurut publikasi perdagangan konser Pollstar.

Big Hit juga akan membantu membangkitkan pasar IPO di Korea Selatan, yang sebelumnya lesu karena volume listing yang rendah dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan data Bloomberg, sekitar US$ 2,81 miliar telah dikumpulkan melalui penjualan saham pertama kali tahun ini, mendekati US$ 3,38 miliar yang diambil di sepanjang 2019.

Pendiri dan CEO Bang Si-hyuk adalah pemegang saham terbesar Big Hit, memiliki 43,44 persen, sementara Netmarble memegang sekitar 25 persen. NH Investment & Securities Co., Korea Investment & Securities Co., dan JPMorgan Chase & Co. memimpin penawaran ini.

Menurut Yonhap News, pada awal tahun ini SK Biopharm Pharmaceuticals Co. mengumpulkan US$ 784 juta pada IPO Korea terbesar dalam tiga tahun. Kakao Games, sebuah unit dari Kakao Corp., akan terdaftar di Kosdaq minggu depan, setelah mengumpulkan 384 milyar won dalam penawarannya. Kesepakatan itu menarik sekitar 59 triliun won tawaran dari investor ritel. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ipo k-pop
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top