Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sah! Indofood CBP (ICBP) Resmi Akuisisi Pinehill US$2,99 Miliar

Setelah rencana transaksi diselesaikan, ICBP memiliki seluruh saham yang telah diterbitkan oleh Pinehill Company Limited.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 28 Agustus 2020  |  16:55 WIB
Direktur Utama PT Indofood Sukses Makmur Tbk Anthoni Salim (kanan) memberikan penjelasan kepada awak media usai rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) dan luar biasa, di Jakarta, Rabu (29/5/2019). - Bisnis/Dedi Gunawan
Direktur Utama PT Indofood Sukses Makmur Tbk Anthoni Salim (kanan) memberikan penjelasan kepada awak media usai rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) dan luar biasa, di Jakarta, Rabu (29/5/2019). - Bisnis/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten konsumer PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP) resmi mengakuisisi Pinehill Company Limited (PCL).

Dalam suratnya ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Corporate Secretary Indofood CBP Sukses Makmur menyampaikan pada 27 Agustus 2020 perseroan telah menyelesaikan rencana transaksi sebagaimana dimaksud dalam informasi kepada pemegang saham.

"Informasi itu sehubungan dengan rencana transaksi akuisisi saham. Setelah rencana transaksi diselesaikan, ICBP memiliki seluruh saham yang telah diterbitkan oleh Pinehill Company Limited," paparnya, Jumat (28/8/2020).

Sebelumnya, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP) telah mendapat lampu hijau dari pemegang untuk mengakuisisi Pinehill Company Limited (PCL) pada 3 Agustus 2020.

Pemegang saham ICBP menyetujui rencana akuisisi seluruh saham PCL dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

“Dengan demikian, seluruh Persyaratan Awal rencana transaksi sebagaimana dimaksud dalam Informasi Kepada Pemegang Saham Sehubungan Dengan Rencana Akuisisi Saham yang dipublikasikan pada tanggal 8 Juni 2020, telah terpenuhi,” tulis manajemen.

Selanjutnya, pada ICBP memperoleh fasilitas pinjaman sindikasi sebesar US$2.050 juta. Pinjaman tersebut digunakan untuk membiayai akuisisi Pinehill Company Ltd

Berdasarkan keterangan resmi perusahaan pada Jumat (21/8/2020), perjanjian pinjaman sindikasi yang dilakukan pada 18 Agustus 2020 lalu tersebut memiliki jangka waktu lima tahun serta tanpa jaminan.

Kurs rupiah menyentuh level Rp14.907 per dolar AS berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) pada Selasa (18/8/2020). Dengan estimasi kurs tersebut, pinjaman sindikasi US$2,05 miliar setara dengan Rp30,56 triliun.

Manajemen perusahaan menyatakan, komitmen sindikasi pinjaman tersebut, digunakan untuk membiayai akuisisi Pinehill Company Ltd senilai US$2,99 miliar.

Pinjaman tersebut diperoleh dari beberapa pihak, yakni Bank of China (Hong Kong) Ltd, BNP Paribas, Mizuho Bank Ltd cabang Singapura, Natixis cabang Hong Kong, OCBC Ltd, dan Sumitomo Mitsui Banking Corp. cabang Singapura.

Mengacu pada kurs Jisdor pada Kamis (27/8/2020) di level 14.714 per dolar AS, maka transaksi akuisisi senilai US$2,99 miliar setara dengan Rp43,99 triliun.

Untuk diketahui, Grup Pinehill bergerak di bidang industri pembuatan mie instan di Arab Saudi, Nigeria, Turki, Mesir, Kenya, Maroko dan Serbia, dengan menggunakan merek 'Indomie' berdasarkan perjanjian lisensi dengan PT Indofood Sukses Makmur Tbk, induk perusahaan ICBP.

Adapun, pernyataan peminatan resmi entitas Grup Salim itu atas Pinehill sudah dimulai pada Februari 2020.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

akuisisi indofood aksi emiten indofood cbp sukses makmur
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top